Bolehkah Penderita Diabetes Makan Buah Mangga?

buah-mangga-untuk-diabetes-doktersehat

DokterSehat.Com– Sudah menjadi rahasia umum jika mangga memiliki rasa yang enak dan menyegarkan sekaligus memiliki kandungan nutrisi yang tinggi. Hanya saja, rasa yang manis dari buah mangga membuat banyak penderita diabetes khawatir untuk mengonsumsinya. Sebenarnya, bolehkah buah mangga untuk diabetes?

Dilansir dari Food NDTV, buku Healing Foods yang dipublikasikan oleh DK Publishing menyebut mangga memiliki enzim yang mampu membuat pencernaan bekerja dengan lebih efektif. Bahkan, rutin mengonsumsinya bisa menurunkan risiko terkena kanker usus dan penyakit jantung.

Manfaat Buah Mangga untuk Diabetes 

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Federation of American Societies for Expereimental Biology menghasilkan fakta bahwa manfaat rutin mengonsumsi mangga setiap hari di anataranya:

1. Menurunkan kadar gula darah

Bisa mengendalikan dan menurunkan kadar gula dalam darah meskipun di dalam buah ini terdapat kandungan buah alami. Jadi, buah mangga untuk diabetes aman untuk dikonsumsi.

2. Menurunkan resistensi insulin

Penelitian lain yang dilakukan oleh para ahli dari Oklahoma University bahkan menyebutkan bahwa konsumsi mangga secara rutin bisa menurunkan resistensi insulin dan meningkatkan toleransi glukosa pada penderita diabetes.

3. Pengganti karbohidrat

The American Diabetes Association bahkan memasukkan mangga dalam daftar buah yang bisa dikonsumsi oleh penderita diabetes. Mangga dianggap bisa dijadikan pengganti karbohidrat atau produk susu dalam diet harian mereka.

Namun, pakar nutrisi Lokendra Tomar dari Weight Loss Clinic, New Delhi, India, justru menyarankan hal yang sebaliknya. Menurut Tomar, buah mangga untuk diabetes sebaiknya dihindari karena buah ini kaya akan karbohidrat dan gula. Jika mereka makan mangga, mau tidak mau konsumsi karbohidrat seperti tepung atau beras harus dihindari agar mereka tidak mengonsumsi karbohidrat dan gula dengan berlebihan.

Pakar nutrisi lainnya, Dr. Anju Sood, menyarankan penderita diabetes untuk berkonsultasi pada dokternya terlebih dahulu jika ingin mengonsumsi mangga karena jika ternyata kadar gula dalam darahnya sangat tinggi, maka dikhawatirkan konsumsi buah ini bisa memicu komplikasi atau dampak kesehatan lainnya.

doktersehat-mangga-baik-untuk-diabetes

Mangga dan Prediabetes

Diabetes adalah masalah kesehatan utama, di seluruh dunia. Seorang penderita prediabetes memiliki kadar gula darah yang tinggi, tetapi tidak cukup tinggi untuk diagnosis diabetes. Orang dengan prediabetes memiliki peningkatan risiko terkena diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan stroke.

Sebuah studi dari 2015 menyelidiki efek mangga terhadap gula darah pada orang dengan prediabetes. Responden yang mengonsumsi 10 gram mangga beku atau kering setiap hari selama 12 minggu, mengalami penurunan glukosa darah dan peningkatan kadar insulin. Sementara yang tidak makan mangga, tidak mengalami perubahan ini. Jadi, dapat disimpulkan buah mangga untuk diebetes cukup efektif.

Indeks Glikemik

Salah satu alat populer yang digunakan untuk mengelola diet untuk penderita diabetes adalah indeks glikemik (GI). Ini mengukur seberapa cepat makanan tertentu menyebabkan gula darah Anda naik, membandingkannya dengan efek glukosa murni. Makanan dengan jumlah yang rendah atau GI rendah, memiliki dampak yang lebih kecil terhadap gula darah daripada makanan dengan jumlah yang tinggi.

Buah mangga memiliki GI rendah, sebanyak 51, jauh di bawah buah-buahan tropis yang sebanding seperti nanas atau pepaya. Dengan kata lain, porsi mangga yang baik – kira-kira seperempat buah – sekitar 1/2 cangkir buah mangga yang dipotong dadu dan buah mangga untuk diabetes hanya akan berdampak minimal pada gula darah Anda.

Doktersehat-diabetes-melitus-tipe-2

Menghitung Karbohidrat

American Diabetes Association mengakui menghitung nilai GI pada makanan umum, tetapi merekomendasikan untuk fokus pada total asupan karbohidrat, daripada terobsesi dengan jumlah GI. Dengan standar ini, buah mangga masih menjadi pilihan yang baik. Sebanyak 1/2 cangkir buah mangga mengandung 12 gram karbohidrat, kurang dari 27 gram yang akan Anda temukan dalam pisang sedang atau secangkir anggur merah atau hijau.

Kandungan Nutrisi dalam Mangga

Menjaga kadar gula darah Anda terkendali adalah penting, tetapi itu bukan satu-satunya ukuran makanan. Memertahankan pola makan yang sehat juga berarti memperhatikan seberapa banyak gizi dalam makanan, relatif terhadap kalori yang diberikannya – “kepadatan nutrisi” – serta faktor-faktor lain seperti kandungan seratnya.

Buah mangga untuk diabetes sangat baik bila dipertimbangkan untuk dikonsumsi dengan porsi yang cukup. Mangga mengandung tinggi vitamin C dan A, mengandung serat larut yang juga terkandung dalam kacang dan oatmeal, dan memiliki sedikit kalium. Pedoman Nutrisi USDA 2015 menyerukan manjalani pola makan dengan berbagai makanan padat nutrisi dalam porsi yang wajar, dan menambahkan seperempat mangga sangat cocok dengan saran tersebut.

Menambahkan Mangga ke Dalam Diet Anda

Buah mangga memang tidak bisa langsung dimakan alias sedikit merepotkan, harus dikupas kulitnya terlebih dahulu dan memisahkan dengan bijinya, jadi Anda mungkin tergoda untuk menikmati mangga dalam bentuk kering atau jus. Buah olahan tersebut masih sehat, tetapi mengandung lebih banyak gula, jadi tidak bagus sebagai pilihan.

Cara menikmati mangga segar, Anda harus tahu cara paling sederhana untuk memotongnya. Alih-alih mengupasnya dan kemudian mencoba mengiris buah yang terkadang licin ketika dikupas, begini caranya:

  • Potonglah di kedua sisi mangga yang belum dikupas kulitnya.
  • Gunakan ujung pisau untuk mengiris daging buah menjadi kubus yang masih menempal pada kulit mangga
  • Balikkan kulit ke dalam hingga irisan dadu daging mangga menonjol.
  • Potongan-potongan dadu yang masih menempal pada kulit siap untuk dimakan.

doktersehat-buah-mangga-1024

Mengonsumsi Mangga dengan Porsi Sedang

Beberapa penderita diabetes berpikir bahwa mereka harus berhenti makan buah karena mengandung kadar gula yang tinggi. Namun, mengonsumsi buah mangga untuk diabetes dengan jumlah yang moderat atau sedang dapat bermanfaat, terutama karena buah mangga mengandung nutrisi penting, termasuk serat dan berbagai vitamin dan mineral. Dalam jumlah sedang, mangga dapat menjadi tambahan yang sehat untuk diet yang bervariasi.

Mangga memiliki skor 51–56 pada grafik indeks glikemik (GI), mirip dengan jus jeruk. American Diabetes Association (ADA) menganggap ini sebagai skor rendah atau sedang.

ADA menyarankan cara berikut untuk mengonsumsi buah mangga:

  • Mengonsumsi buah segar, beku, atau kalengan tanpa tambahan gula.
  • Satu porsi buah seharusnya mengandung sekitar 15 gram karbohidrat. Dua pertiga dari secangkir mangga mengandung sekitar jumlah ini.
  • Ingat bahwa buah segar mungkin lebih memuaskan daripada buah kering, karena ukuran porsi untuk buah kering jauh lebih kecil.

American Latex Allergy Association mencatat bahwa siapa pun yang memiliki alergi lateks harus berhati-hati, karena ada kemungkinan kecil bahwa mangga dapat memicu reaksi silang.

Menambahkan buah mangga untuk diabetes ke dalam makanan yang sehat dapat bermanfaat bagi kadar gula darah dan lipid, dan ini dapat membantu memerangi obesitas. Namun, temuan yang disebutkan di sini masih membutuhkan lebih banyak penelitian.