Cabai Bisa Menurunkan Berat Badan, Benarkah?

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

DokterSehat.Com– Siapa yang tidak suka makanan pedas? Seiring dengan semakin berkembangnya makanan yang menonjolkan rasa pedas dan penggunaan cabai dalam olahan masakannya, maka semakin banyak pula orang yang menjadi penggemarnya.

Hal ini kemudian banyak dikaitkan dengan manfaat cabai dalam menurunkan berat badan. Benarkah demikian?

Capsaicin adalah salah satu senyawa aktif pada cabai yang disebut mampu menurunkan berat badan. Bahkan tidak hanya itu, berbagai studi menyebutkan capsaicin mampu mencegah kanker dan meningkatkan pembakaran lemak dalam tubuh.

Namun sepertinya kita tidak bisa hanya mengharapkan cabai untuk penurunan berat badan. Hal ini disebabkan capsaicin untuk menurunkan berat badan digunakan dalam bentuk capsaicin murni. Menurut studi dari University of Minnesota capsaicin murni memiliki kandungan 16.000.000 SHU (scoville heat units) yaitu satuan untuk menentukan kadar kepedasan/rasa panas pada cabai. Rata-rata cabai jenis jalapeno mengandung 3000-6000 SHU.

Studi yang dilakukan oleh University of California untuk mengetahui efek capsaicin dengan penurunan berat badan menggunakan ekstrak atau pil capsaicin. Capsaicin memang terbukti mampu menurunkan berat badan, akan tetapi efek yang diberikan tergolong lama.

Disamping itu kita tidak dapat dengan mudah merasakan manfaat dari capsaicin jika hanya mengonsumsi cabai dalam bentuk segar. Jika pun bisa dikonsumsi, tubuh kita disebut tidak bisa menahan rasa pedas yang dapat menganggu fungsi pencernaan.

Sehingga jika ingin menggunakan cabai dalam penurunan berat badan yang digunakan adalah dalam bentuk pil atau ekstrak capsaicin dengan satuan SHU tertentu.

Capsaicin mulai pula banyak dikaitkan dengan manfaatnya selain untuk berat badan. Hasil penelitian yang dilakukan di Maastricht University menunjukkan bahwa pembakaran lemak tubuh juga terjadi seiring dengan penurunan berat badan. Namun, Lejeune, salah satu tim dalam penelitian tersebut, menyebutkan bahwa efek dari capsaicin tersebut tidak lagi menunjukkan hasil setelah 3 bulan, utamanya jika berat badan kembali naik.

Nah, jadi apa Anda masih tertarik mencoba cabai untuk penurunan berat badan?