Bolehkah Ibu Hamil Makan Keju?

keju-doktersehat
Photo Credit Flickr.com/Sasa Pahic Szabo

DokterSehat.Com– Anda suka keju? Ya, rasanya enak, gurih dan menyehatkan. Tapi bolehkah dikonsumsi saat hamil? Keju memang merupakan makanan kaya kalsium yang baik dikonsumsi saat hamil. Namun, ternyata tidak semua keju baik untuk dikonsumsi oleh ibu hamil.

Manfaat mengonsumsi keju saat hamil

Saat hamil. kebutuhan gizi ibu hamil meningkat termasuk kalsium. Kalsium dibutuhkan untuk membantu pembentukan tulang dan gigi pada bayi. Keju merupakan salah satu sumber kalsium yang baik selain susu. Selain itu susu juga mengandung vitamin A, lemak dan kaya akan mineral lainnya seperti seng dan fosfor.

Risiko mengonsumsi keju saat hamil

Meskipun keju gaya gizi dan bermanfaat bagi ibu hamil, namun tidak semua keju aman dikonsumsi oleh ibu hamil. Dilansir dari baby centre, mengonsumsi keju dari susu yang belum dipasteurisasi dapat menyebabkan Anda mengalami listeriosis atau keracunan makanan karena infeksi bakteri.

Listeriosis umumnya susah dideteksi karena memiliki gejala yang mirip dengan gejala flu seperti lemas, demam, muntah, diare dan nyeri perut. Banyak ibu hamil yang tidak menyadari ia terkena listeriosis karena keluhan yang dialami dianggap merupakan keluhan yang wajar terjadi selama kehamilan. Padahal jika dibiarkan listeriosis dapat memicu keguguran.

Keju yang aman dikonsumsi saat hamil

Untuk menghindari infeksi bakteri saat hamil, ibu perlu mengetahui jenis keju yang aman bagi ibu hamil. Menurut Mother and Baby, Anda bisa memilih keju yang berlabel pasteurisasi sebagai tanda bahwa keju tersebut terbuat dari susu pasteurisasi.

Beberapa jenis keju yang aman bagi ibu hamil antara lain keju cheddar, double gloucester, keju edam, parmesan, feta, mozzarella, dan cream cheese. Sedangkan keju yang berbahaya bagi ibu hamil di antaranya keju biru, dolcelatte, chabichou dan torta del cesar.

Selalu periksa dulu kemasan keju yang akan disantap ya, Mom!