Bolehkah Ibu Menyusui Operasi Gigi Geraham Bungsu?

penyebab sariawan di lidah

DokterSehat.Com– Proses menyusui memang tidak selalu mulus. Kadangkala mengalami gangguan seperti mastitis, puting digigit, dan sebagainya. Namun kadang gangguan saat menyusui juga bisa terjadi di luar proses menyusui. Misalnya, ibu harus menjalani operasi gigi ketika menyusui. Nah, amankah menjalani operasi gigi geraham bungsu pada masa menyusui?

Apa itu gigi geraham bungsu?

Gigi geraham bungsu adalah gigi geraham paling belakang yang tumbuh pada usia 16-21 tahun. Karena gigi geraham bungsu ini tumbuh paling terakhir di antara gigi yang lain, kadang tumbuhnya terasa lebih sakit di antara gigi yang lain. Selain karena gigi bungsu perlu merobek bagian gusi, umumnya gigi geraham bungsu tumbuh dengan arah yang tidak sama sehingga menimbulkan kerusakan.

Kadang perubahan hormon yang terjadi pada persalinan dapat memengaruhi gusi di sekitar gigi bungsu sehingga sering menyebabkan peradangan dan pembengkanan pada gusi. Selain itu jika tumbuh pada posisi yang tidak normal, gigi akan sulit dibersihkan dan menyebabkan peradangan atau pembengkakan. Jika Anda mengalami infeksi gigi geraham bungsu yang diiringi demam, bau mulut, nyeri dan pembengkakan pipi serta perubahan warna gigi, maka sebaiknya dilakukan operasi pengangkatan gigi geraham bungsu.

Yang perlu diperhatikan jika ibu menyusui operasi gigi geraham bungsu

Umumnya operasi gigi geraham bungsu ini aman untuk dilakukan oleh ibu menyusui. Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika ibu menyusui melakukan operasi gigi geraham bungsu, di antaranya:

1. Siapkan ASIP untuk si kecil
Ketika Anda akan menjalani operasi pembedahan, sampaikan pada dokter bahwa Anda sedang dalam masa menyusui, dan konsultasikan dengan dokter anestesi Anda mengenai seberapa cepat efek anestesi akan hilang setelah operasi. Pastikan Anda menyusui si kecil sebelum operasi dan siapkan ASIP untuk memenuhi kebutuhan si kecil.

2. Anda butuh istirahat
Setelah operasi gigi, Anda mungkin membutuhkan istirahat. Minta bantuan tenaga orang lain untuk merawat sementara bayi Anda sementara Anda sedang dalam pemulihan. Setelah Anda pulih, barulah Anda bisa kembali merawat bayi Anda lagi.

3. Patuhi pola makan yang disarankan
Setelah menjalani operasi gigi, umumnya dokter akan menyarankan Anda untuk menghindari makan makanan tertentu seperti kacang-kacangan, atau makanan sejenisnya. Sebaiknya ikuti saran dokter tersebut agar proses pemulihan gigi berjalan lancar.