Terbit: 2 Mei 2018 | Diperbarui: 3 Mei 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Semua asupan makanan dan minuman bumil tentu harus diperhatikan ya. Kadang kita hanya fokus dengan apa yang dimakan ibu dan minuman yang mendapat fokus adalah susu saja. Lalu bagaimana jika bumil ingin meminum minuman bersoda?

Bolehkah Bumil Mengonsumsi Minuman Bersoda?

Bumil bisa saja menjadi ingin mengonsumsi minuman bersoda, utamanya jika bumil mengalami rasa mual muntah pada bulan pertama kehamilannya. Minuman bersoda bisa menjadi pilihan untuk mengurangi rasa mual. Namun, amankah bumil mengonsumsi minuman bersoda?

Kandungan minuman bersoda yang harus dibatasi ibu hamil

Meskipun kerap mengurangi rasa mual muntah, namun nyatanya minuman bersoda memiliki banyak kandungan yang biasanya harus dibatasi pada bumil. Dua kandungan diantaranya adalah kafein dan gula buatan.

Minuman bersoda memiliki kandungan kafein yang tinggi. Hal ini dikhawatirkan akan mengganggu kondisi kesehatan ibu serta pola tidurnya.

Sedangkan, penggunaan gula buatan pada minuman bersoda tentu akan memberikan asupan gula yang tinggi pada bumil, padahal selama kehamilan bumil harus mengontrol asupan gulanya agar terhindar dari diabetes selama masa kehamilan.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Darlie - Advertisement

Selain dua kandungan di atas, minuman bersoda termasuk minuman yang miskin gizi. Bumil tentu ingin agar kebutuhan gizinya selalu terpenuhi, kan? Maka dari itu konsumsi minuman bersoda yang berlebihan tidak dianjurkan.

Alih-alih memillih minuman bersoda sebagai minuman yang mampu mengurangi mual muntah, Livestrong.com justru menyebutkan bahwa minuman bersoda akan meningkatkan risiko bumil mengalami rasa panas di dada atau heartburn lho.

Lalu, apakah bumil tidak boleh mengonsumsi minuman bersoda sama sekali?

Jika bumil ingin mengonsumsi minuman bersoda, maka bumil harus benar-benar memerhatikan, jenis, jumlah dan frekuensi konsumsinya.

Sebaiknya bumil memilih minuman bersoda yang rendah gula, dalam porsi kecil dibawah 200 ml dan dikonsumsi 1-2 kali saja dalam satu atau dua minggu ya.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi