Bolehkah Mengajarkan Pilates pada Anak?

Smiling girl child practicing yoga, stretching in dhanurasana exercise, bow pose, working out wearing sportswear, t-shirt, pants, indoor full length, white loft studio background

DokterSehat.Com– Mom, Anda tentu sudah tidak asing dengan olahraga yoga dan pilates. Meskipun gerakan yoga dan pilates tampak serupa, namun sebenarnya tujuan keduanya berbeda. Apa perbedaannya dan bolehkah mengajarkan pilates pada anak-anak?

Perbedaan yoga dan pilates

Sekilas, gerakan yoga dan pilates memang mirip. Namun fokus utama yoga dan pilates sebenarnya berbeda. Yoga merupakan latihan untuk kelenturan tubuh disertai dengan meditasi serta pengelolaan stres. Sedangkan pilates merupakan serangkaian latihan fisik yang bertujuan untuk pemulihan, penguatan dan fokus pada pengendalian otot inti postural.

Perbedaan mendasar antara yoga dan pilates adalah pada kegiatan meditasi. Bagi Anda yang ingin berolahraga sebagai sarana untuk melepaskan diri dari stres, menjaga keseimbangan antara tubuh dan pikiran, maka yoga adalah pilihan tepat untuk Anda. Namun jika Anda ingin memulihkan cedera, membentuk postur tubuh dan melatih kekuatan inti tubuh, maka sebaiknya memilih pilates.

Pilates untuk anak

Bagi Anda yang menggemari pilates, mungkin ingin segera mengajarkan olahrahga ini pada anak namun ragu kapan anak-anak mulai bisa belajar pilates. Menurut para pakar, Anda bisa mengajarkan pilates sejak anak berusia 6 tahun.

Selain meningkatkan kelenturan dan kekuatan otot, pilates juga dapat membantu meningkatkan konsentrasi. Karena itu, pilates dapat bermanfaat bagi anak yang akan memasuki sekolah dasar.

Tips mengajarkan pilates pada anak

Untuk mengajarkan pilates pada anak, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, di antaranya:

1. Pilih kelas khusus anak

Gerakan pilates untuk anak berbeda dengan pilates untuk dewasa. Sebaiknya pilih kelas pilates yang memang diperuntukkan bagi anak-anak. Pastikan segala instruksi lebih mudah dipahami, dan akan lebih baik lagi kegiatan latihan pilates dapat dikemas menjadi latihan yang menyenangkan agar anak-anak dapat menikmatinya.

2. Berikan pakaian yang nyaman

Mengenai pakaian, anak-anak dapat menggunakan pakaian dengan bahan yang menyerap keringat seperti katun. Anak-anak bisa mengenakan celana ketat panjang atau celana pendek dengan atasan kaus selama mereka merasa nyaman.

3. Hentikan jika terasa sakit

Apabila ada gerakan dari pilates yang membuat anak kesakitan atau tidak nyaman, sebaiknya minta anak berhenti sesaat dan konsultasikan dengan instruktur di tempat.