Terbit: 29 April 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Kehamilan adalah sesuatu yang paling didambakan oleh setiap pasangan. Namun ada kalanya wanita butuh usaha ekstra agar cepat hamil karena beberapa kondisi. Salah satunya adalah karena endometriosis. Bisakah wanita dengan endometriosis hamil?

Bisakah Wanita dengan Endometriosis Hamil?

Apa itu endometriosis?

Pada dinding rahim wanita, terdapat lapisan bernama endometrium. Saat wanita mengalami masa ovulasi, endometrium akan menebal untuk mempersiapkan tempat bagi perkembangan janin. Namun jika tidak ada sel telur yang dibuahi maka endometrium akan luruh dan terjadilah menstruasi.

Pada wanita yang mengalami endometriosis. jaringan endomatrium yang tumbuh di luar rahim juga ikut meluruh saat haid. Namun karena tidak berada di dalam rahim, jaringan endometrium tidak dapat luruh melalui vagina. Akibatnya jaringan ini membentuk jaringan parut, atau dpaat menyebabkan peradangan.

Bagaimana wanita dengan endometriosis bisa hamil?

Banyak wanita beranggapan jika mengalami endometriosis maka akan sulit untuk memiliki keturunan, namun sebenarnya tidak demikian. Para pakar menyatakan bahwa wanita yang mengalami endometriosis dapat mengalami kehamilan baik secara alami maupun dengan perawatan khusus. Beberapa perawatan tersebut antara lain:

1. Menggunakan obat penyubur kandungan

Obat penyubur kandungan umumnya digunakan untuk meningkatkan produksi sel telur sehingga meningkatkan terjadinya pembuahan.

2. Melakukan inseminasi intrauterin (IUI)
Jika kasus yang dialami adalah endometriosis ringan, sementara tuba falopi masih normal dan kualitas sperma cukup baik, maka bisa melakukan inseminasi intrauterin. Cara ini dilakukan dengan memilih sperma kualitas terbaik kemudian sperma dimasukkan ke dalam rahim menggunakan kateter.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Kids Baby - Advertisement

3. Bayi tabung
Banyak wanita dengan endometriosis yang memilih terapi bayi tabung untuk memiliki anak. Umumnya terapi ini disarankan bagi wanita yang mengalami endometriosis sedang hingga berat. Prosedur bayi tabung dilakukan dengan menyatukan sel telur yang matang dengan sperma untuk dibuahi, lalu setelah menghasilkan embrio, embrio akan diinkubasi selama beberapa hari lalu dimasukkan ke dalam rahim.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi