Oral Seks Menyebabkan Kanker Tenggorokan, Benarkah?

doktersehat-kanker-tenggorokan

DokterSehat.Com – Ada beragam gaya dalam aktivitas hubungan seksual. Salah satunya, oral seks. Nah, kebanyakan orang tahu bahwa oral seks sangat berisiko pada kesehatan. Melakukan oral seks dengan pasangan yang memiliki penyakit kelamin bisa menyebabkan Anda tertular secara langsung.

Salah satu penyakit yang bisa ditularkan melalui aktivitas ini adalah kutil kelamin dan turunannya. Penyakit yang disebabkan oleh virus HPV ini juga bisa memicu munculnya kanker tenggorokan yang berbahaya bagi pria dan wanita.

Penularan HPV dan terjadinya kanker tenggorokan

HPV mudah sekali menular melalui hubungan seks yang tidak sehat. Oral seks yang dilakukan dengan pasangan yang memiliki kutil kelamin bisa menyebabkan penularan HPV secara cepat dan peluang terkena kanker tenggorokan jadi besar.

Infeksi HPV bisa saja hilang dari tubuh perlahan-lahan selama 2 tahun. Setidaknya 90 persen orang bisa terbebas dari HPV dan tidak mengalami gangguan seperti kutil kelamin dan mutasi sel yang menyebabkan kanker pada tenggorokan.

Pemicu kanker tenggorokan

Kanker tenggorokan yang disebabkan oleh infeksi HPV terjadi sebanyak 35% dari total kasus. Kanker tenggorokan ini juga dipicu oleh hal lain termasuk sering atau tidaknya pria atau wanita merokok.

Kalau dalam tubuh terutama tenggorokan sudah ada sel kanker, merokok akan menyebabkan sel itu berkembang 20 kali lebih cepat. Jadi, bisa dibayangkan bagaimana cepatnya kanker terbentuk dan merugikan banyak orang.

Selain karena rokok yang diisap terlalu sering, kanker tenggorokan juga mudah berkembang akibat alkohol. Mengonsumsi minuman ini mempercepat perkembangan sel karsinogenik.

Gejala munculnya kanker tenggorokan

Berikut gejala kanker tenggorokan yang harus diwaspadai.

  • Seriawan tidak sembuh setelah 3 minggu.
  • Rasa sakit saat mengunyah. Seperti ada yang mengganjal.
  • Rasa sakit saat mengunyah makanan terutama yang keras.
  • Rasa sakit pada tenggorokan yang berlebihan.

Kalau Anda memiliki beberapa gejala tersebut, segera periksa kesehatan ke dokter ya!