Bir Ini Membantu Pasien Kanker yang Sedang Kemoterapi

bir_kemoterapi_doktersehat_1
Photo Source Caters News

DokterSehat.Com– Salah satu dampak dari kemoterapi, salah satu metode untuk mengobati kanker adalah tubuh yang menjadi lemas, mual-mual, kehilangan rambut, dan dysgeusia, kondisi yang membuat fungsi lidah berubah sehingga membuat pasien kanker kesulitan menikmati makanan atau minuman yang sedang dikonsumsi. Beruntung, bir ini bisa mengatasi efek samping dysgeusia ini.

Dilansir dari Story Trender, dysgeusia bisa membuat lidah hanya mampu merasakan sensasi hambar atau bahkan logam yang sangat tidak enak. Dengan mengonsumsi bir non-alkohol bernama Mamma ini, diharapkan efek samping kemoterapi ini bisa mereda. Bir ini memiliki nutrisi dan rasa yang kuat. Selain itu, bir ini juga sudah dibuat sedemikian rupa agar bisa dikonsumsi oleh penderita kanker payudara.

Produsen bir ini adalah Mamma Help dari Republik Ceska. Perusahaan yang dipimpin oleh Jana Drexlerova ini memang fokus pada perawatan bagi penderita kanker payudara. Sebagai informasi, Jana sebelumnya juga menjalani kemoterapi kanker payudara pada 2011 silam dan mengalami dysgeusia sehingga tahu seperti apa penderitaan dari mengalami efek samping ini.

“Makanan terasa sangat tidak enak dan berpasir,” ucap Jana yang juga merekrut Tereza Sverakova, penyintas kanker payudara lainnya untuk menciptakan bir ini.

Pasien yang menjalani kemoterapi akan merasakan sensasi pahit saat mengonsumsi bir. Hal ini membuat Jana dan timnya membuat minuman yang khusus dibuat bagi mereka dengan kandungan nutrisi dan vitamin yang kaya rasa demi mengatasi sensasi pahit ini. Bir ini dibuat di Zatec Brewery, sekitar 60 km dari Praha.

Jana pun berharap produknya bisa semakin mendunia sehingga bisa menolong banyak pasien kanker payudara yang ingin mengatasi masalah dysgeusia saat sedang menjalani terapi untuk mengobati penyakitnya.