Terbit: 1 Agustus 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Doktersehat.com – Lidah merupakan salah satu organ penting yang berada di mulut. Walupun jarang terlihat, organ ini tak luput dari serangan penyakit. Bahkan penyakit seperti kanker lidah pun bisa menyebabkan kematian.

Bintik Merah! Gejala Awal Kanker Lidah

Kanker lidah sebenarnya termasuk dalam kategori umum kanker mulut. Penyakit kanker mulut tak hanya menyerang lidah saja, tapi juga bibir, pipi, tenggorokan, dan jaringan dalam seperti sinus. Bahayanya, kanker ini bisa menyebar ke seluruh tubuh jika tidak segera diobati.

Gejala Kanker Lidah

Kanker lidah cukup sulit untuk diketahui lebih awal karena biasanya tidak menimbulkan rasa sakit. Timbulnya bintik merah di lidah atau bintik putih di lidah bisa menjadi pertanda awal munculnya kanker lidah. Lidah bintik merah ini bisa berkembang pada gusi atau daerah sekitar mulut lainnya.

Baca juga: Tanda dan Pencegahan Kanker Mulut yang Harus Anda Kenali

Segera lakukan pemeriksaan jika lidah bintik-bintik merah yang menimbulkan rasa sakit, berubah warna, dan tak kunjung sembuh selama 14 hari. Awal munculnya kanker lidah bisa dideteksi dokter gigi yang terlatih mengamati perubahan halus dalam jaringan.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku PTH - Advertisement

Stadium awal kanker lidah juga ditandai dengan munculnya benjolan pada lidah yang bisa dengan mudah berdarah. Penyakit ini juga bisa menyebabkan rasa sakit saat mengunyah dan menelan.

Tanda lain yang bisa Anda waspadai adalah hilangnya kemampuan mengecap rasa atau mati rasa serta terjdinya perubahan suara.

Gejala kanker lidah juga ditandai dengan sakit tenggorokan kronis atau rasa sakit yang menjalar hingga ke telinga.

Pecandu minuman alkohol dan perokok sangat berisiko terkena penyakit kanker lidah. Oleh sebab itu, segeralah menerapkan gaya hidup sehat yang terbebas dari rokok dan alkohol.

Siapa yang Berisiko Mengalami Bintik di Lidah?

Siapa pun bisa mengembangkan bintik merah pada lidah. Bintik-bintik biasanya bersifat sementara dan tidak berbahaya. Seseorang bisa berisiko tinggi untuk masalah mulut jika Anda menggunakan produk tembakau, penyalahgunaan alkohol, atau memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Risiko kanker lidah meningkat seiring bertambahnya usia dan lebih sering terjadi pada pria. Pria Afrika-Amerika memiliki kanker lidah lebih sering daripada orang Kaukasia. Faktor risiko lain untuk kanker lidah meliputi:

  • Merokok
  • Minum alkohol
  • Memiliki Human Papillomavirus (HPV)

Baca juga: Ciri-ciri Kanker Mulut Yang Harus Diwaspadai

Mendiagnosis Penyebab Kanker lidah

Dokter gigi dilatih untuk memeriksa mulut dan lidah untuk tanda-tanda kanker mulut dan kondisi lainnya. Sebaiknya kunjungi dokter gigi dua kali setahun untuk pemeriksaan menyeluruh.

Jika memiliki bintik-bintik di lidah selama lebih dari beberapa minggu dan Anda tidak tahu penyebabnya, temui dokter gigi atau dokter.

Lidah berwarna putih dan bintik merah serta benjolan, seperti sariawan dan lidah berbulu hitam, dapat didiagnosis hanya pada penampilan saja. Anda bisa memberitahukan pada tentang riwayat nhidup dan gejala lainnya, di antaranya:

  • Gejala lain, seperti nyeri atau benjolan di mulut, leher, atau tenggorokan Anda
  • Semua obat dan suplemen yang Anda ambil
  • Apakah Anda merokok atau pernah merokok di masa lalu
  • Apakah Anda minum alkohol atau pernah melakukannya di masa lalu
  • Apakah Anda memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah atau tidak
  • Riwayat pribadi dan keluarga Anda dari kanker

Meskipun sebagian besar tempat tidak berbahaya dan bersih tanpa perawatan, lidah ada bintik merah dan tonjolan di lidah Anda atau di mana saja di dalam mulut dapat menjadi tanda kanker.

Baca juga: Kanker Mulut Lebih Mematikan Dari Kanker Serviks

Jika dokter mencurigai kanker lidah, Anda mungkin memerlukan beberapa tes pencitraan, seperti sinar-X atau pemindaian positron emission tomography (PET). Biopsi jaringan yang mencurigakan dapat membantu dokter menentukan secara pasti apakah itu kanker atau bukan.

Jadi, waspadai jika ada bintik merah di lidah, dengan memeriksakan ke dokter. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda dan keluarya ya, Teman Sahat!


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi