Terbit: 1 Agustus 2018 | Diperbarui: 31 Juli 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Buah apokat merupakan salah satu buah yang cukup digemari oleh kebanyakan orang Indonesia. Hal tersebut dikarenakan buah yang satu ini memang memiliki berbagai macam manfaat. Selain itu, apokat juga mudah ditemukan dengan harga yang cukup terjangkau. Oleh karenanya, walau memiliki rasa sedikit payau, banyak yang suka membeli dan mengonsumsi buah yang satu ini.

Kenapa Dilarang Makan Biji Apokat? Simak Penjelasannya Berikut ini!

Apokat pun bisa dikonsumsi dengan berbagai cara, misalnya dimakan secara langsung atau diolah menjadi jus. Namun, yang paling sering dilakukan adalah mengolahnya menjadi jus sehingga memberi kesegaran yang luar biasa.

Nah, bicara mengenai apokat. Pernahkah Anda mendengar sebuah larangan untuk mengonsumsi bijinya? Jika pernah, mungkin Anda sering menerka-nerka atau bahkan penasaran, mengapa biji apokat dilarang untuk dikonsumsi. Padahal, apokat sendiri kaya akan nutrisi, mengapa bijinya sampai dilarang dan diyakini tidak baik bagi kesehatan?

Perlu diketahui, hal ini masih menjadi perdebatan sampai sekarang. Banyak pakar yang memperdebatkan mengenai kemanan dari biji apokat. Pasalnya, belum ada kajian yang benar-benar kuat mengatakan kalau apokat aman dikonsumsi. Oleh sebab itu, banyak yang memberi kesimpulan sementara bahwa biji apokat belum layak konsumsi.

Bahkan, California Avocado Commission sendiri mengatakan jika biji apokat tidak direkomendasikan untuk dimakan. Sebab, di dalam biji apokat terdapat berbagai macam unsur yang tidak cocok jika dimasukkan ke dalam tubuh. Tidak dijelaskan secara rinci, hanya saja dari ungkapan tersebut kita bisa menilai bahwa ada sesuatu yang merugikan tubuh jika kita memaksa untuk mengonsumsinya.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Cetaphil Promo - Advertisement

Selain itu, biji apokat juga memiliki rasa yang tidak enak. Seorang responden pernah mencoba untuk memakannya dalam jumlah yang sangat sedikit. Alhasil, dia berkali-kali meludah dan mencoba membersihkan lidahnya dari sisa-sisa biji tersebut. Maka dari itu, mereka mengatakan lebih baik mengonsumsi dagingnya saja daripada menyiksa diri untuk mencoba bijinya.

Jadi, bisa diambil kesimpulan bahwa biji apokat tidak hanya dilarang hanya karena unsur-unsur di dalamnya, tapi juga karena rasanya yang tak layak untuk dikonsumsi.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi