Betadine Kumur – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

efek-samping-betadine-kumur-doktersehat
Photo source: Hellosasyachi.com

DokterSehat.Com – Betadine kumur obat apa? Betadine kumur adalah obat kumur antiseptik yang mengandung larutan Povidone Iodine 1.0%. Obat kumur betadine  digunakan untuk membunuh mikroorganisme seperti bakteri, jamur, virus, protozoa dan spora bakteri. Oleh karena itu dapat digunakan untuk mengobati infeksi dengan mikro-organisme ini. Betadine kumur juga digunakan untuk kebersihan mulut, untuk membunuh mikro-organisme sebelum, selama dan setelah operasi gigi dan mulut, dan karenanya dapat mencegah infeksi. Mari kita simak informasi lebih lanjut mengenai betadine kumur di bawah ini.

  • Nama Dagang: Betadine Obat Kumur Antiseptik
  • Kelas Terapi: Obat yang Bekerja pada Tenggorokan » Cairan Kumur
  • Monografi Obat: Povidone Iodine 1.0%

Indikasi Betadine Kumur

Betadine kumur baru bisa digunakan apabila Anda terbukti memiliki salah satu atau beberapa indikasi. Ada beberapa indikasi betadin kumur, yaitu bau mulut, sariawan, sakit pada tenggorokan, gusi bengkak, dan gigi berlubang.

Obat kumur betadine juga bisa digunakan apabila terindikasi infeksi mukosa akut pada mulut & pharynx, dan bisul pada mulut. Anda juga bisa menggunakan apabila Anda berencana menjalani operasi gigi dan mulut. Gunakanlah betadine kumur sebelum, selama, dan setelah operasi gigi dan mulut.

Kontraindikasi Betadine Kumur

Betadine kumur memiliki kontraindikasi pada pasien yang memiliki kelainan tiroid seperti gondok. Kontraindikasi betadin kumur juga berlaku untuk para pasien atau konsumen yang sedang mendapatkan terapi litium.

Pasien atau konsumen yang hipersensitivitas terhadap yodium, polivinilpirolidin, dan eksipien jenis apa pun juga harus menghindari penggunaan betadine kumur. Anak-anak yang memiliki usia 6 tahun dan di bawahnya juga memiliki kontraindikasi terhadap betadine kumur sehingga dilarang untuk menggunakan betadinw kumur.

Manfaat Betadine Kumur

Betadine kumur adalah sejenis larutan antiseptik yang ternyata memiliki beberapa manfaat untuk berbagai gangguan pada mulut, gigi, dan gusi. Manfaat betadine kumur di antaranya adalah untuk mengobati bau mulut, sariawan, sakit pada tenggorokan, gusi bengkak, dan gigi berlubang.

Selain itu, betadine kumur juga bisa digunakan untuk menjaga kesehatan mulut dan mengatasi infeksi mukosa. Meskipun sedikit berkhasiat, tetapi betadine kumur sedikit membantu mengatasi gingivitis ulcer necrotising akut.

Dosis Betadine Kumur

Betadine kumur yang berbentuk larutan di dalam botol 100 mL memiliki dosis yang harus dipatuhi agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Dosis betadin kumur orang dewasa sama dengan dosis obat kumur betadine untuk lansia dan anak-anak yang berusia di atas 6 tahun.

Dosis untuk orang dewasa, lansia, dan anak usia lebih dari 6 tahun adalah 10-30 mL selama 30 detik dengan pengulangan maksimal 4x/ hari. Dosis tersebut tidak boleh melebih 14 hari berturut-turut karena bahan-bahan kimia yang dikandung betadine kumur bisa diabsorbsi dalam jumlah yang signifikan.

  • Dosis terlewatkan

Berikan dosis yang terlewat begitu Anda ingat. Jika mendekati waktunya menggunakan betadin kumur untuk aplikasi terjadwal, maka dosis yang terlewat dapat dilewati.

  • Overdosis

Hubungi dokter jika Anda menggunakan terlalu banyak povidone iodine atau menelan obat secara tidak sengaja. Gejala overdosis mungkin termasuk rasa logam di mulut, peningkatan air liur, rasa terbakar atau sensasi sakit di mulut atau tenggorokan, diare dan lainnya. Penanganan medis segera mungkin diperlukan jika overdosis parah.

Cara Menggunakan Betadine Kumur

Berbeda dengan betadine oles, berikut cara menggunakan betadine kumur, di antaranya:

  1. Tuangkan betadine kumur sebanyak 15 ml pada tutup botol
  2. Arahkan wajah ke atas sekitar 45 derajat dan berkumurlah dengan seksama hingga mencapai sela-sela gigi dan tenggorokan selama 30 – 60 detik
  3. Keluarkan cairan obat kumur betadine dan pastikan jangan sampai tertelan.
  4. Bedadine kumur dapat dipakai 3 – 5 kali sehari.

Efek Samping Betadine Kumur

Penggunaan betadine kumur yang tidak mematuhi petunjuk dan dosis pemakaian bisa mengakibatkan beberapa efek samping tertentu. Beberapa efek samping betadine kumur di antaranya adalah reaksi anafilaksis, anafilaktoid, syok anafilaksis, luka bakar, iritasi mukosa dan reaksi hipersensitivitas.

Selain itu, efek samping betadine obat kumur bisa mengganggu tes fungsi tiroid dan tes darah okultisme. Penggunaan betadine kumur yang ekstensif atau berkepanjangan bisa memiliki efek samping berupa gondok, hipotiroidisme, atau hipertiroidisme, terganggunya sistem metabolik, dan gagal ginjal akut.

Peringatan Khusus

Di dalam penggunaan betadine kumur, ada beberapa peringatan khusus yang diperuntukkan bagi para konsumen atau pasien. Beberapa peringatan khusus tersebut bisa Anda lihat di bawah ini.

Berikut ini adalah beberapa peringatan khusus penggunaan betadine kumur:

  • Simpan di tempat kering di bawah 25 ° C
  • Simpan di tempat yang terlindungi dari cahaya
  • Produk ini tidak boleh ditelan
  • Jangan menggunakan lebih dari 14 hari karena betadine kumur bisa diabrsobsi dalam jumlah signifikan
  • Perhatikan kontraindikasi betadine kumur
  • Hati-hati kepada para ibu hamil dan menyusui
  • Sebaiknya tidak sedang menggunakan perhiasan emas putih karena betadine kumur bisa membuat perhiasan emas putih Anda menjadi berwarna hitam

Interaksi dengan Obat Lain

Betadine kumur tidak boleh berinteraksi dengan jenis obat-obatan tertentu. Zat Povine Iodine bisa berinteraksi dengan jenis zat seperti litium. Apabila betadine kumur yaitu Povine Iodine digunakan secara bersamaan maka akan terjadi aditif efek hipotiroid.

Yodium yang dikandung oleh povidone iodine yang tercampur zat-zat yang berasal dari beberapa jenis tes untuk tes darah okultisme bisa bereaksi menghasilkan hasil positif palsu. Oleh karena itu jangan menggunakan obat betadine bersamaan dengan tes darah okultisme.

Terkait Kehamilan dan Menyusui

Betadine kumur yang mengandung povine iodine tidak boleh digunakan secara sering atau teratur selama kehamilan. Yodium di dalam povine iodine akan disekresikan di dalam ASI dan melintas plasenta. Oleh karena itu, orang yang sedang hamil cukup berisiko untuk menggunakan betadine kumur.

Sumber:

  1. BPOM: Pusat informasi obat nasional.