Terbit: 29 April 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Hamil membawa banyak perubahan pada tubuh wanita. Salah satunya, adalah ketika ibu hamil berkeringat lebih banyak dari biasanya. Hal ini selain membuat ibu hamil tidak nyaman, juga tidak percaya diri. Mengapa ibu hamil memiliki keringat berlebih? Apakah ini normal?

Berkeringat Lebih Banyak Saat Hamil, Wajarkah?

Penyebab ibu hamil berkeringat

Berkeringat adalah cara tubuh untuk mendinginkan suhu badan saat kepanasan. Penyebab utama dari ibu berkeringat saat hamil adalah perubahan hormon. Perubahan hormon ini biasanya terjadi dan efeknya dapat membuat hipotalamus bereaksi, termasuk salah satunya adalah memicu refleks kelenjar keringat.

Ibu hamil umumnya berkeringat saat trimester pertama, trimester ketiga dan setelah melahirkan. saat hamil tubuh akan bekerja keras lebih banyak dan dapat membuat ibu hamil berkeringat lebih banyak. Ketika berat badan ibu meningkat, hal ini juga dapat membuat tubuh membawa beban lebih berat sehingga tubuh akan berkeringat lebih banyak.

Selain berat badan, volume darah juga akan meningkat sebanyak 40% untuk menyesuaikan kebutuhan janin. Di sisi lain metabolisme bumil juga akan meningkat dan bekerja lebih keras sehingga memicu keringat berlebih.

Mengatasi keringat berlebih pada ibu hamil

1. Pastikan selalu terhidrasi
Berkeringat membuat cairan tubuh berkurang dan dapat memicu dehidrasi. Untuk menghindarinya, pastikan selalu minum air putuh sebanyak 2 liter sehari karena cairan tubuh dapat membantu agar suhu lebih stabil dan terhindar daru dehidrasi.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Darlie - Advertisement

2. Hindari aktivitas yang membuat berkeringat
Jika mengalami keringat berlebih saat hamil, sebaiknya hindari beraktivitas langsung di bawah udara panas. Ganti kegiatan jalan pagi dengan jalan sore, atau ketika matahari tidak terlalu terik dan membuat cepat letih.

3. Pilih pakaian yang nyaman
Memilih pakaian yang nyaman dan meresap keringat merupakan salah satu cara yang dapat Anda lakukan untuk menghindari kegerahan. Beberapa bahan pakaian yang disarankan di antaranya katun atau linen.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi