Wanita Ini Berhubungan Intim 2 Jam Usai Persalinan, Ini yang Terjadi

tahapan-melahirkan-doktersehat

DokterSehat.Com– Seorang wanita dari Inggris berusia 44 tahun bernama Debbie Hodge melakukan hal yang sangat berisiko, yakni berhubungan intim hanya beberapa jam usai melahirkan buah hatinya. Padahal, banyak wanita yang mengaku sangat khawatir untuk melakukannya karena tentu organ vitalnya masih dalam kondisi pemulihan usai menjalani proses persalinan yang cukup berat. Bagaimana dia bisa melakukannya?

Sudah beberapa kali melakukannya setelah melahirkan

Tak hanya melakukannya hanya dua jam setelah melahirkan, Debbie ternyata juga melakukan hubungan intim hanya dalam waktu kurang dari dua pekan di tiga persalinan yang sebelumnya ia lakukan.

Debbie mengaku sama sekali tidak kesakitan dan mengaku cukup nyaman saat melakukannya. Hanya saja, besar kemungkinan hal ini disebabkan oleh pengaruh obat bius digunakannya saat menjalani persalinan. Padahal, pakar kesehatan menyebut Debbie berisiko mengalami cedera pada organ vital setelah melakukannya.

Kapankah waktu yang tepat bagi wanita untuk berhubungan intim kembali setelah melahirkan?

Pakar kesehatan menyebut proses persalinan sebagai hal yang bisa memberikan trauma bagi wanita, baik itu persalinan normal maupun persalinan sesar. Jika wanita menjalani proses persalinan normal, maka organ vitalnya akan menegang, memar, hingga mengalami perdarahan yang tentu harus segera ditangani agar bisa segera pulih. Biasanya, proses pemulihan ini bisa berlangsung hingga beberapa minggu.

Ibu yang melahirkan dengan proses persalinan sesar juga harus menjalani proses pemulihan yang cukup lama mengingat perut mengalami pembedahan sehingga tentu harus mendapatkan penanganan yang baik. Mereka bahkan tidak boleh melakukan hal-hal yang cukup berisiko demi memastikan proses pemulihan bisa berlangsung dengan baik.

Selain karena faktor fisik yang belum siap, pakar kesehatan menyebut terjadi perubahan psikologis pada ibu yang baru melahirkan. Mereka bisa saja mengalami penurunan gairah seksual hingga satu tahun setelah melahirkan. Hanya saja, ada wanita yang mengalami perubahan keseimbangan hormon dengan signifikan yang akhirnya justru membuat mereka memiliki gairah setelah melahirkan. Bisa jadi, hal inilah yang terjadi pada Debbie.

Meskipun begitu, seringkali proses pemulihan cedera pada organ vital dan tubuh yang kelelahan setelah menjalani proses persalinan yang berat akan membuat ibu mengalami penurunan gairah seksual dengan signifikan.

Pakar kesehatan menyarankan wanita yang baru melahirkan untuk menunggu setidaknya 40 hari sebelum memutuskan untuk kembali menjalani hubungan intim. Hanya saja, jika ibu menjalani persalinan sesar dan proses pemulihannya cenderung lebih lambat, bisa jadi waktu ini bisa diperpanjang.

Mitos tidur setelah melahirkan bisa menyebabkan kebutaan. Benarkah?

Selain berhubungan intim usai melahirkan, banyak orang yang juga percaya jika tidur usai melahirkan bisa memberikan bahaya tersendiri, tepatnya dalam hal memicu datangnya kebutaan. Apakah anggapan ini juga sesuai dengan fakta medis?

Pakar kesehatan menyebut anggapan ini sama sekali tidak benar. Ibu yang baru melahirkan boleh-boleh saja tidur setelah melahirkan, apalagi jika mereka memang merasakan kelelahan luar biasa setelah menjalani proses persalinan yang sangat berat. Sebelum kembali disibukkan dengan kegiatan mengurus anak, mereka sebaiknya mengambil kesempatan untuk tidur demi memulihkan energi dan kondisi tubuh.

Dalam mitos tentang bahaya tidur setelah melahirkan ini, disebutkan bahwa tidur akan membuat sel darah putih merambat ke bagian kepala, tepatnya mata, hingga akhirnya menurunkan kondisi penglihatan atau bahkan menyebabkan kebutaan. Pakar kesehatan menyebut anggapan ini sama sekali tidak benar. Bukannya dikhawatirkan, keberadaan sel darah putih ini justru sangat penting bagi ibu yang baru melahirkan karena bisa membantu proses pemulihan usai persalinan.