Berenang di Kolam Bisa Picu Diare?

manfaat-renang-doktersehat

DokterSehat.Com– Salah satu jenis olahraga yang digemari banyak orang di musim kemarau seperti sekarang ini adalah berenang. Selain menyegarkan dan asyik untuk dilakukan, berenang juga bisa membuat tubuh menjadi semakin sehat dan bugar. Hanya saja, ada anggapan yang menyebut berenang di kolam renang, apalagi jika kolam renang dipenuhi dengan banyak orang bisa menyebabkan diare. Apakah anggapan ini benar?

Kaitan antara berenang dengan risiko diare

Pakar kesehatan menyebut berenang di kolam renang umum memang berpotensi membuat kita terkena diare, apalagi jika kita tanpa sengaja menelan cukup banyak air kolam tersebut. Air tersebut berpotensi memiliki banyak bakteri atau kotoran yang bisa memicu datangnya gangguan pencernaan.

Badan pengendalian dan pencegahan penyakit (CDC) dari Amerika Serikat menyebut bakteri yang menyebabkan diare bisa bertahan hidup hingga beberapa hari di kolam renang. Bahkan, bakteri ini bisa saja ditemukan di dalam kolam yang dirawat dan dibersihkan secara berkala.

Asal dari berbagai macam bakteri ini juga bermacam-macam. Hanya saja, seringkali hal ini disebabkan oleh banyaknya orang yang menggunakan kolam renang. Tidak hanya orang yang sehat, dalam beberapa kasus, orang-orang yang sedang dalam kondisi kurang baik yang berenang akan membawa bakteri penyebab berbagai macam diare ini. Apalagi jika tanpa sadar mereka kurang baik dalam membersihkan badan setelah buang air.

Diare akibat berenang di kolam renang

Pakar kesehatan menyebut diare yang disebabkan oleh berenang di dalam kolam sebagai penyakit kritptosporidiosis. Penyakit ini dipicu oleh parasit berjenis cryptosporidium. Penularan penyakit ini adalah dari tinja ke mulut. Sayangnya, hal ini sangat mungkin terjadi jika tanpa sengaja kita menelan air dari kolam renang, apalagi jika sebelumnya ada orang dengan gangguan pencernaan juga berenang di kolam tersebut.

Gejala dari masalah kesehatan ini biasanya cukup ringan, yakni sensasi tidak nyaman pada perut dan diare. Hanya saja, jika sistem kekebalan tubuh sedang memburuk, bisa jadi diare ini akan berlangsung dengan cukup parah sehingga membuat kita harus bolak-balik ke toilet. Selain itu, diare ini juga akan berlangsung lebih lama, yakni sekitar tiga minggu.

Jangan berenang saat sedang tidak enak badan

Pakar kesehatan menyebut risiko untuk tertular diare akibat berenang cukup besar jika kondisi kesehatan kita sedang kurang baik. Karena alasan inilah jika kita sedang sakit atau kurang fit, meskipun sakit yang diderita cukup ringan seperti flu, sebaiknya tidak berenang terlebih dahulu. Selain itu, cobalah untuk sebisa mungkin tidak menelan air kolam saat berenang demi mencegah penularannya.

Memang, di dalam kolam renang umum biasanya sudah diberi penyaring atau sejenis bahan kimia yang ditujukan untuk menurunkan jumlah bakteri, namun ada beberapa jenis bakteri yang belum tentu bisa diatasi oleh klorin ini. Bakteri-bakteri inilah yang kemudian bisa menyebabkan datangnya masalah kesehatan.

Tips mencegah penularan diare saat berenang di kolam renang umum

Pakar kesehatan menyarankan kita untuk selalu memilih kolam renang yang memiliki standar kebersihan yang baik jika ingin mencegah penularan diare. Meski kolam terlihat bersih, jika jarang dibersihkan bisa saja penuh dengan bakteri dan kuman penyebab penyakit.

Selain itu, pastikan untuk membersihkan badan setelah berenang dengan sabun. Jangan langsung menyentuh makanan jika badan masih basah dengan air kolam karena hal ini bisa saja membuat bakteri dari kolam akan menempel pada makanan dan akhirnya masuk ke dalam tubuh kita.

Dengan memperhatikan berbagai hal ini, diharapkan kita bisa menurunkan risiko terkena diare setelah berenang di kolam renang umum.