Ikan Sarden Kalengan Mengandung Cacing, Berbahayakah?

DokterSehat.Com– Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) baru-baru ini mengeluarkan pernyataan mengejutkan tentang 27 merek ikan sarden makarel yang memiliki kandungan cacing parasit. Berbagai merek ikan sarden ini pun langsung ditarik dari pasaran.

Hingga 28 Maret 2018, BPOM telah melakukan pengujian pada 541 sampel ikan sarden dari 66 merek. Hasilnya adalah terdapat 27 merek yang merupakan 16 produk impor dan 11 merek dalam negeri yang positif mengandung cacing.

Kepala BPOM Penny Lukito langsung meminta para importir dan produsen ikan sarden tersebut untuk menarik kembali produk tersebut dari pasaran dan melakukan pemusnahan.

Menurut Penny, cacing yang ditemukan dalam produk ikan sarden makarel ini memang akan mati saat diolah. Sayangnya, konsumsi cacing parasit ini ternyata tetap saja bisa memberikan efek samping bagi kesehatan tubuh. Efek samping ini bisa berupa alergi karena kandungan protein di dalam cacing ini bisa menjadi alergen.

Penny juga menyebutkan bahwa ikan makarel tidak ditemukan di perairan Tanah Air. Pada musim-musim tertentu, ikan ini memang mengandung cacing parasit secara alami. Diduga, penangkapan ikan makarel di musim-musim tertentu inilah yang membuat ikan sarden ini memiliki kandungan cacing.

Melihat adanya fakta ini, Penny pun menyarankan masyarakat untuk lebih cermat saat membeli produk makanan seperti ikan kalengan ini. Selalu pastikan untuk mengecek kemasan, label, izin edar, dan tanggal kedaluwarsa  dari produk tersebut. Selain itu, pastikan bahwa kemasan produk masih dalam kondisi yang utuh dan baik.

Setelah membuka bahan makanan kalengan ini, segera cek kandungan di dalamnya. Jika ditemukan benda-benda yang mencurigakan, ada baiknya kita segera membuangnya atau melaporkannya ke pihak yang berwajib.

Nah, berhati-hati ya terhadap makanan kaleng.