DokterSehat.Com – Setelah mengalami ejakulasi di dalam vagina, air mani akan terus berada di dalam vagina sampai dikeluarkan bersamaan dengan urine. Air mani yang ada di sana akan memudahkan sperma untuk bergerak atau berenang ke leher rahim dan akhirnya bertemu dengan sel telur untuk dibuahi.

doktersehat-sperma-taoge

Kalau sperma yang berenang tidak juga mendapatkan sel telur, mereka akan perlahan-lahan mati. Sperma yang mati akan dikeluarkan tubuh tanpa memberikan efek apa-apa pada wanita.

Nah, yang menjadi pertanyaan sekarang adalah, berapa lama sperma bisa hidup di dalam tubuh wanita atau di luar tubuh wanita.

Waktu hidup sperma di luar tubuh wanita

Sebenarnya sperma adalah sel yang mudah sekali mati dan mengalami gangguan. Bahkan sejak dihasilkan oleh testis, sperma bisa mengalami gangguan mulai dari bentuk hingga pergerakannya.

Karena keringkihan itu, sperma hanya bisa bertahan hidup selama 20-60 menit saja di dalam air mani. Kalau air manis mengering atau berubah warna karena panas, sperma bisa langsung mati.

Sperma juga tidak tahan dengan air dengan kandungan bahan kimia. Jadi, meski sperma masuk ke air yang ada di dalam kolam renang, wanita tidak akan mendapatkan kehamilan meski terkena atau spermanya masuk ke vagina.

Waktu hidup sperma di dalam tubuh wanita

Tubuh wanita memang dirancang untuk menerima sperma dengan baik. Kondisi vagina hingga ke leher rahim dan rahim sangat cocok untuk tempat tinggal dari sperma. Jangan heran kalau sperma bisa bertahan hingga 5 hari.

Sayangnya sperma sering mati kurang dari satu hari atau beberapa jam karena tidak mampu berenang sampai leher rahim. Dampaknya, saat wanita kencing, cairan mani yang berisi sperma juga ikut keluar.

Nah, sudah tahu kan berapa lama sperma bisa bertahan hidup. Semoga bermanfaat!