Terbit: 8 Februari 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Perkembangan zaman saat ini membuat teknologi dapat diakses oleh siapa saja termasuk anak-anak. Kini anak-anak dapat dengan mudah menonton video, bermain game, atau melakukan video call. Pada dasarnya, penggunaan gadget dapat membantu perkembangan otak dan kreativitas anak asal digunakan dengan tepat. Salah satu caranya adalah dengan membatasi screen time, yaitu waktu yang dihabiskan untuk menggunakan gadget seperti televisi, komputer, tablet, ponsel dan game console.

Berapa Lama Screen Time yang Aman Untuk Anak?

Pada tahun 2016, American Academy of Pediatrics (AAP) mengeluarkan panduan terkait penggunaan gadget pada anak. Dalam panduan tersebut AAP menekankan pada durasi screen time yang aman bagi anak dan peran orang tua saat anak-anak menggunakan gadget.

Untuk anak di bawah 18 bulan disarankan untuk tidak menggunakan gadget apa pun, kecuali untuk video chatting bersama orang tua atau keluarga. Sedangkan bagi untuk anak berusia 18 hingga 24 bulan disarankan nonton acara edukatif dan berkualitas dengan pendampingan orang tua.

Bagi anak-anak berusia 2-5 tahun sebaiknya tidak menonton televisi atau tablet dan perangkat media digital lainnya selama lebih dari satu jam sehari. Pada usia ini orang tua masih harus mendampingi anak-anak saat menggunakan gadget. Kesempatan ini bisa jadi momen antara orang tua dan anak untuk mendiskusikan apa yang sedang ditonton.

Pada praktiknya, banyak orang tua memberikan gadget agar anaknya tetap sibuk di saat mereka tidak bisa memberikan perhatian penuh untuk anak-anak. Pada beberapa kesempatan hal ini memang bisa membantu. namun jika menjadi kebiasaan, hal ini bisa berdampak negatif pada perilaku anak.

Jika setiap anak menangis atau rewel lalu orang tua memberinya gadget untuk menenangkannya, anak-anak akan merasa bahwa gadget ini semacam reward sehingga di lain waktu ia akan berusaha mendapatkannya kembali. Selain itu gadget juga membuat anak-anak sulit mengutarakan perasaannya pada orang tua sehingga dapat mengganggu komunikasi antara anak dan orang tua.

AAP juga merekomendasikan bahwa penggunaan gadget sebaiknya tidak merampas waktu tidur, bermain dan aktivitas fisik positif lainnya. Orang tua hendaknya menciptakan momen kebersamaan tanpa gadget seperti makan malam bersama. Sebaiknya orang tua pun membatasi penggunaan gadget saat satu jam sebelum tidur, atau hanya boleh digunakan saat hari tertentu dalam durasi waktu tertentu.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi