Berapa Banyak Kita Boleh Makan Makanan yang Digoreng?

DokterSehat.Com– Sudah berapa kali Anda makan gorengan hari ini? Meskipun sebenarnya kita sudah mengetahui bahwa konsumsi gorengan berlebihan tidak baik, namun menghindari makanan yang digoreng memang cukup sulit. Untuk itu penting bagi kita mengetahui berapa banyak konsumsi makanan yang digoreng setiap harinya.

Metode menggoreng sangat sering digunakan, tidak hanya untuk masakan atau lauk namun juga untuk jajanan, misalnya lumpia hingga camilan seperti keripik. Menggoreng dianggap praktis dibandingkan dengan metode masak lainnya.

Konsumsi makanan yang digoreng berlebihan tentu membuat berbagai masalah dalam tubuh utamanya adalah kadar lemak darah yang meningkat.

Untuk itu suatu penelitian yang dilakukan oleh Harvard Medical School dan Boston Healthcare yang meneliti berapa banyak sebaiknya gorengan boleh dikonsumsi. Beberapa poin hasil dari penelitian tersebut adalah:

  • Konsumsi gorengan lebih dari 4 kali dalam seminggu disebut cukup tinggi

  • Hasil penelitian tersebut cukup mencengangkan karena makanan yang digoreng jika dikonsumsi lebih dari empat kali dalam seminggu disebut mampu meningkatkan berbagai risiko penyakit.

  • Risiko penyakit kardiovaskular

  • Orang yang mengonsumsi makanan yang digoreng lebih dari 4 kali dalam seminggu terbukti lebih berisiko mengalami penyakit kardiovaskular seperti penyakit jantung, hipertensi dan obesitas.

Konsumsi makanan yang digoreng lebih dari 4 kali dalam seminggu tidak dianjurkan untuk orang dengan kadar kolesterol tinggi, penyakit jantung dan obesitas.

Meskipun angka tersebut termasuk cukup sulit diterapkan, kita dianjurkan untuk mulai mengurangi asupan lemak dengan berbagai cara misalnya:

  • Membatasi konsumsi gorengan dalam sehari, utamanya lemak trans yang ada pada makanan kemasan
  • Tidak menggoreng makanan dengan metode deep frying, ganti dengan metode masak lainnya
  • Menggunakan minyak nabati dari biji-bijian dalam menggoreng, dan
  • Membuat sendiri makanan yang akan digoreng

Dengan perlahan membiasakan diri mengurangi jumlah makanan digoreng maka tentu mungkin bagi kita untuk mencapai target konsumsi gorengan kurang dari 4 kali dalam seminggu, kan?