Benarkah Susu Kental Manis Baik Untuk Anak?

DokterSehat.Com– Sudah kewajiban orang tua untuk memberikan gizi terbaik bagi anaknya. Salah satunya adalah dengan memberikan susu untuk dikonsumsi secara rutin. Banyak orang tua memilih untuk memberikan anaknya susu kental manis karena selain harganya relatif terjangkau, rasanya juga enak dan tidak cepat basi dibandingkan dengan susu formula. Namun benarkah susu kental manis baik untuk anak?

Sebelum memberikan susu kental manis pada anak, perlu diingat kembali bahwa untuk anak di bawah setahun susu yang dianjurkan adalah ASI. Jika tidak mendapatkan ASI, maka pilihan selanjutnya adalah susu formula untuk bayi dan anak. Anak baru bisa mengonsumsi susu kental manis setelah usianya lebih dari 1 tahun.

Susu kental manis awalnya tidak diproduksi untuk anak-anak. Awalnya susu ini diperuntukkan bagi tentara yang sedang perang karena kemasannya tahan lama tanpa perlu masuk kulkas. Susu kental manis adalah susu sapi biasa yang kandungan airnya sudah diuapkan lalu ditambahkan gula sehigga teksturnya menjadi kental dan lengket. Karena itu susu kental manis memiliki rasa yang lebih manis dari susu sapi cair maupun bubuk.

Dari segi kandungan gizi, susu kental manis memiliki kandungan protein yang rendah dan berbagai kandungan vitamin seperti vitamin A,, C, D, dan kalsium lebih rendah dari susu sapi utuh. Selain itu kandungan gula dalam 1 porsi susu kental manis melebihi 50% dari total kalorinya, jauh melebihi rekomendasi gula tambahan yang dikeluarkan oleh WHO.

Mengonsumsi susu kental manis terlalu banyak dapat berisiko diabetes, kelebihan berat badan, kerusakan organ dan gigi. Komplikasi dari diabates pun bermacam-macam seperti jantung dan stroke. Karena itu sebaiknya susu kental manis tidak digunakan sebagai pengganti susu biasa atau susu formula dalam konsumsi harian anak. Susu yang disarankan untuk anak berusia di atas 1 tahun adalah susu sapi yang sudah dipasteurisasi, susu UHT atau susu formula.

Namun susu kental manis tetap dapat dikonsumsi asalkan dalam dosis dan takaran yang tepat. Para ahli gizi menyarankan untuk mengonsumsi susu kental manis dengan takaran dua sendok makan per hari dan tidak dikonsumsi selama setiap hari.