Benarkah Pernikahan Karena Perjodohan Sulit Langgeng?

pernikahan-doktersehat
Photo Credit: Flickr/ Jim Sher

DokterSehat.Com– Perjodohan masih menjadi hal yang kontroversial di Indonesia. Ada yang mendukungnya namun ada pula yang dengan keras menentangnya karena dianggap terlalu memaksakan bagi salah satu atau kedua pihak yang akan menikah. Bagi sebagian orang, pernikahan karena perjodohan juga akan sulit untuk langgeng karena sebelumnya pasangan belum sempat mengenal satu sama lain dengan baik. Sebenarnya, apakah hal ini benar adanya?

Photo Credit: Flickr/ Jim Sher

Pustika Rucita, BA, MPsi, seorang psikolog klinis dewasa dari Tiga Generasi menyebutkan bahwa kita tidak bisa langsung menganggap pernikahan yang diawali dengan perjodohan sebagai pernikahan yang sulit untuk langgeng. Banyak kasus dimana seiring dengan waktu pasangan bisa saling memahami dan mengenal satu sama lain dengan lebih baik sehingga justru mendapatkan keharmonisan. Namun, ada pula yang memang sulit untuk saling memahami sehingga akhirnya memang tidak mampu bertahan.

Langgengnya pernikahan sangatlah tergantung pada perilaku sehat dari masing-masing pasangan untuk menjaga keharmonisan rumah tangga. Sebagai contoh, jika pasangan terus berusaha untuk melakukan komunikasi dengan baik dan saling bahu-membahu melakukan berbagai hal bersama, maka keharmonisan bisa terjaga. Sebaliknya, jika pasangan tidak menjalankan komunikasi dengan baik dan selalu egois, tentu saja akan sulit untuk menjaga hubungan tetap harmonis.

Pustika menyarankan seseorang yang akan menikah dengan cara dijodohkan dan menerima perjodohan ini untuk segera mengenal pasangan ini sebaik mungkin mungkin. Tak hanya dengan bertemu atau berkomunikasi dengan pasangan, cobalah untuk menanyakan sifat, perilaku, kebiasaan, kekurangan, dan kelebihannya pada keluarga atau teman-temannya sehingga bisa lebih siap untuk menjalani kehidupan bersama nantinya.

Sebaliknya, jika merasa tidak ingin dijodohkan, jangan ragu untuk mengungkapkan ketidaksetujuannya ini pada keluarga, calon pasangan, dan semua pihak terkait agar tidak sampai berlanjut menjadi pernikahan yang justru kurang membahagiakan.