Terbit: 29 Januari 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Saat cuaca sedang dingin atau musim hujan, sebagian besar masyarakat di Indonesia mengalami masuk angin dan kepalanya jadi pusing meski intensitasnya tidak tinggi. Benarkah masuk angin yang dialami oleh masyarakat menyebabkan sakit kepala? Lantas, masuk angin ini berbahaya dan bisa disembuhkan atau tidak?

Benarkah Masuk Angin Menyebabkan Sakit Kepala?

Masuk angin dan sakit kepala

Dalam dunia medis tidak ada istilah yang memiliki padanan dengan masuk angin. Masuknya angin ke dalam tubuh adalah kondisi saat gas di dalam tubuh tidak merata penyebarannya. Ada bagian tubuh yang kelebihan udara dan ada bagian yang kekurangan udara.

Salah satu bagian tubuh yang kerap kekurangan udara adalah otak. Untuk memenuhi suplai udara yang mengandung oksigen, tubuh merespons dengan mengalirkan banyak darah ke otak. Akibatnya, volume darah di dalam tengkorak meningkat dan timbul sakit kepala dengan intensitas bervariasi.

Inilah kondisi yang terjadi saat komposisi udara di dalam tubuh tidak merata. Jadi, apakah sakit kepala selalu disebabkan oleh masuk angin? Jawabannya adalah tidak, tapi masuk angin bisa menyebabkan kepala jadi sakit disertai mual. Pada individu yang mengalami kelainan atau penyakit seperti kanker pada otak, pusing yang berlebih juga kerap terjadi.

Rasa pusing yang bisa diatasi

Sakit kepala yang diduga berasal dari masuk angin bisa diatasi dengan mudah. Individu yang merasakan pusing berlebih bisa segera beristirahat dengan posisi tubuh yang benar. Bagian belakang kepala yang kaku atau sakit bisa diberi minyak angin untuk sedikit mengurangi efek sakitnya.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Family Fest - Advertisement

Kalau sakit kepala terasa cukup berat, sebelum beristirahat disarankan minum obat pengurang rasa sakit atau analgesik. Obat ini akan membuat rasa sakit berkurang sehingga istirahat bisa berjalan dengan lancar.

Apabila sakit tidak kunjung sembuh esok hari setelah istirahat dan minum obat, segera datang ke dokter untuk melakukan pemeriksaan. Siapa tahu, penyebab sakit kepalanya bukan masuk angin.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi