Terbit: 7 Mei 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Karena ingin menerapkan pola makan yang lebih sehat, banyak orang yang kini mulai memilih untuk membeli makanan dengan label rendah lemak. Apakah makanan dengan label ini memang lebih baik bagi kesehatan tubuh?

Benarkah Makanan Rendah Lemak Lebih Sehat?

Dilansir dari Mirror, makanan rendah lemak yang bisa kita temukan di swalayan, minimarket, atau bahkan pasar ini ternyata cenderung memiliki kadar gula hingga 5 kali lebih tinggi dari makanan dengan kadar lemak biasa. Tingginya kadar gula ini ditujukan untuk membuat makanan tersebut memiliki rasa yang enak meskipun memiliki kadar lemak yang rendah.

Dalam investigasi yang dilakukan oleh Sunday Mirror, dihasilkan fakta bahwa produk seperti mie instan atau pizza yang memiliki label rendah lemak cenderung memiliki gula dengan jumlah 5 kali lebih besar jika dibandingkan dengan produk yang sama namun tidak berlabel rendah lemak.

Pakar diet Helen West menyebutkan bahwa lemak bisa menambah rasa dan tekstur dari produk makanan. Jika sampai kadar lemak ini diturunkan, maka produsen makanan tentu harus mencari cara lain untuk membuat produk tersebut tetap memiliki rasa dan tekstur yang enak. Sayangnya, mereka harus menambahkan gula demi mempertahankan kualitas rasa dari makanan tersebut sehingga membuat produk makanan tersebut memiliki kadar kalori yang tinggi.

Melihat adanya fakta ini, jangan sembarangan membeli produk makanan dengan label rendah lemak. Pastikan untuk selalu mengecek label nutrisi di dalamnya agar kita tidak mengonsumsi makanan dengan kadar gula yang berlebihan. Jika sampai kita kerap mengonsumsi makanan atau minuman yang kaya akan gula dan kalori, dikhawatirkan hal ini justru akan membuat kita lebih rentan terkena kenaikan berat badan atau diabetes.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi