Benarkah Konsumsi Antibiotik saat Hamil Membuat Anak Rentan Infeksi?

doktersehat-obat-sakit-antibiotik

DokterSehat.Com– Kehamilan tentunya merupakan momen yang paling dinantikan bagi Anda dan pasangan. Untuk menjaga ibu dan bayi tetap sehat hingga persalinan nanti, tentunya ibu harus menjaga kesehatan. Salah satu gangguan kesehatan yang sering muncul saat hamil antara lain adalah infeksi yang mengharuskan ibu mengonsumsi antibiotik. Amankah mengonsumsi antibiotik saat hamil?

Antibiotik adalah obat yang digunakan untuk melawan infeksi bakteri. Antibiotik tidak dapat sembarangan karena dapat membunuh beberapa bakteri yang bermanfaat bagi tubuh. Setiap penggunaan antibiotik harus melalui persetujuan dokter kandungan.

Dalam sebuah studi disebutkan bahwa penggunaan antibiotik pada ibu hamil akan meningkatkan risiko bayi lebih mudah terkena infeksi. Profesor David Burgner dari Murdoch Children’s Research Institute melakukan dengan melihat data penelitian lebih dari 750.000 kehamilan sejak tahun 1997 sampai 2009 di Denmark. Menurut penelitian tersebut, anak yang ibunya minum antibiotik saat hamil memiliki risiko infeksi sebesar 20% dibandingkan dengan anak yang ibunya tidak minum antibiotik.

Risiko tersebut makin meningkat jika antibiotik diminum dalam jumlah banyak dan waktu mengonsumsinya semakin mendekati persalinan. “Laki-laki memiliki risiko infeksi lebih tinggi jika ibu mereka minum antibiotik. Baik pada bayi laki-laki maupun perempuan risikonya akan meningkat selama mereka masih anak-anak,” ujar Profesor David dikutip dari Telegraph.

Meskipun demikian, Profesor David menegaskan bahwa penelitian tersebut bukan berarti melarang perempuan hamil untuk minum antibiotik, hanya saja perlu diperhatikan penggunaannya.

Menanggapi penelitian tersebut, dr Jessica Miller, menyebutkan bahwa peneliti tidak yakin akan penyebab risiko infeksi lebih tinggi karena penggunaan antibiotik. Jessica menyatakan bisa jadi antibiotik memengaruhi bakteri di usus ibu yang dikenal sebagai mikrobiom usus sehingga bisa meningkatkan kerentanan terhadap infeksi pada anak usoa dini, seperti dilansir dari Telegraph.

Dokter Michael Gannon, dokter kandungan yang juga presiden Asosiasi Dokter Spesialis Australia menyatakan bahwa dokter tidak bisa begitu saja berhenti memberi antibiotik pada wanita hamil. Antibiotik tetap perlu diberikan untuk pengobatan infeksi saluran kencing atau jika mereka mengalami pembedahan.

Karena itu disarankan bagi wanita hamil yang mengalami infeksi agar segera memeriksakan diri ke dokter. Jangan memberi antibiotik atas dasar inisiatif pribadi tanpa rekomendasi dokter untuk mencegah badan resisten pada antibiotik dan untuk menjaga kesehatan ibu dan bayi.