Terbit: 6 Mei 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Acar apa yang paling sering Anda konsumsi? Acar buah mangga, kedondong, atau mungkin acar sayur dari ketimun, wortel, kubis atau sawi? Ya, metode acar untuk makanan memang menjadi salah satu cara yang kerap dilakukan, bukan hanya untuk meningkatkan daya simpan namun juga memberi citarasa yang khas. Lalu, apakah makanan yang di acar akan terpengaruh kandungan gizinya?

Benarkah Gizi Makanan Yang Diacar Akan Berkurang?

Seperti yang kita ketahui, metode acar berarti melakukan fermentasi pada bahan makanan, umumnya pada buah dan sayur ya.

Buah dan sayur merupakan bahan makanan yang kaya akan vitamin, mineral, fitonutrien dan serat. Penambahan bahan baku pembuatan acar ternyata memang dapat memengaruhi kandungan gizinya lho.

Vitamin larut air yang hilang

Acar makanan identik dengan penggunaan cairan sebagai media pencampuran bahan. Hal ini akan memengaruhi hilangnya vitamin larut air, yaitu vitamin B dan C. Meskipun cairan acar tidak dibuang namun kita umumnya tidak banyak mengonsumsi cairan acar tersebut, kan.

Selain itu, proses pembuatan acar yang tidak tepat, misalnya tidak menempatkan toples acar ditempat yang gelap, akan semakin merusak kandungan vitamin larut air.

Untuk itu, sebisa mungkin kita menyimpan acar di tempat yang tidak terpapar sinar matahari secara langsung dan mengonsumsi pula cairan pada acar, ya.

Peningkatan asupan garam atau sodium dalam tubuh

Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa garam kerap ditambahkan dalam penggunaan acar. Livestrong.com menyebutkan bahwa penambahan acar tinggi sodium pada berbagai bahan makanan, misalnya roti, hamburger dan olahan lauk lainnya, berkontribusi pada risiko peningkatan tekanan darah pada orang dewasa di Amerika.

Untuk itu, kita dianjurkan menggunakan garam rendah natrium atau sodium untuk menggunakan acar ya.

Lalu, bagaimana dengan kandungan gizi lainnya?

Acar memang memiliki tingkat keawetan yang lebih tinggi dan perbedaan cita rasa ya. Selain dua hal yang telah disebutkan, kandungan gizi pada bahan makanan yang diacar sebagian besar sama dengan buah atau sayur yang dimasak, baik itu serat, vitamin larut lemak, mineral hingga fitokimianya.

Dengan melakukan beberapa saran yang telah dianjurkan di atas, maka manfaat dari acar akan maksimal untuk tubuh kita, kan?


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi