Terbit: 31 Desember 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Buah pepaya dikenal luas sebagai salah satu buah yang paling baik bagi pencernaan. Kandungan serat dan vitamin di dalamnya yang sangat tinggi juga bisa membantu mencegah datangnya masalah pencernaan seperti sembelit. Hanya saja, jika dicermati, kita biasanya harus membuang biji pepaya yang biasanya cukup banyak di dalam satu buah. Sebenarnya, apakah mungkin biji pepaya bisa dimakan?

Benarkah Biji Pepaya Bisa Dimakan?

Biji Pepaya Bisa Dimakan

Meskipun teksturnya cenderung keras dan rasanya kurang enak, di luar dugaan biji pepaya ternyata bisa dimakan, lho. Bahkan, di dalam biji pepaya terdapat beberapa jenis nutrisi tinggi seperti polifenol serta flavonoid. Keduanya adalah senyawa fitokimia yang bisa berperan layaknya antioksidan yang bisa menurunkan kolesterol dan tekanan darah dengan efektif.

Hanya saja, kita tidak bisa begitu saja mengonsumsi biji pepaya yang keras. Pakar kesehatan menyarankan kita untuk menggerusnya agar lebih halus dan memakannya bersama dengan daging buah pepaya agar tidak merasakan sensasi pahit.

Beberapa Manfaat Makan Biji Pepaya

Di balik rasanya yang pahit dan teksturnya yang keras, pakar kesehatan menyebut ada beberapa manfaat kesehatan yang bisa didapatkan jika kira makan biji pepaya.

Berikut adalah manfaat-manfaat kesehatan tersebut.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Sensodyne - Advertisement

  1. Bisa Memberikan Perlindungan Bagi Ginjal

Ginjal adalah salah satu organ yang paling penting bagi kesehatan tubuh. Jika sampai fungsinya terganggu, maka keseimbangan cairan dan elektrolit di dalam tubuh bisa terganggu. Beruntung, sebuah penelitian yang dipublikasikan hasilnya dalam African Health Sciences menghasilkan fakta bahwa tikus percobaan yang mengonsumsi ekstrak biji pepaya cenderung mampu mencegah kerusakan ginjal dengan lebih baik.

Penelitian lain yang dipublikasikan hasilnya dalam jurnal berjudul Molecules juga membuktikan bahwa biji buah pepaya yang tinggi kandungan antioksidan bisa mencegah paparan buruk radikal bebas bagi ginjal.

  1. Baik bagi Kesehatan Pencernaan.

Tak hanya daging buah pepaya yang tinggi kandungan serat, biji buah pepaya juga memiliki kandungan yang sama. Kandungan serat ini bisa memberikan manfaat bagi sistem pencernaan, khususnya dalam melancarkan prosesnya dan mencegah datangnya sembelit radang usus, luka pada usus, dan menurunkan risiko wasir.

  1. Menurunkan Risiko Kanker

Manfaat kesehatan yang bisa kita dapatkan dari makan biji pepaya adalah menurunkan risiko kanker. Fakta ini terungkap dalam penelitian yang dipublikasikan hasilnya dalam jurnal Nutrition and Cancer pada 2014 silam. Manfaat ini disebut-sebut karena adanya kandungan antioksidan yang tinggi di dalamnya.

Selain itu, di dalam biji pepaya juga tinggi senyawa berjenis benzyl isothiocyanate. Senyawa ini dikenal luas sebagai pencegah datangnya kanker.

  1. Bisa Membantu Melawan Infeksi

Makan biji pepaya ternyata juga bisa melawan infeksi yang dipicu oleh jamur atau beberapa jenis parasit. Manfaat ini bisa didapatkan jika kita mengonsumsi ekstrak biji pepaya yang diberi tambahan madu. Selain itu, hal ini juga bisa membuat fungsi usus meningkat dengan signifikan.

Sebaiknya Tidak Makan Biji Pepaya Berlebihan

Meski tinggi nutrisi yang baik bagi kesehatan, bukan berarti kita bisa sembarangan mengonsumsi biji pepaya. Pakar kesehatan menyarankan kita untuk tidak berlebihan mengonsumsinya.

Hal ini disebabkan oleh kandungan senyawa benzyl isothiocyanate yang dikhawatirkan bisa mempengaruhi DNA dan akhirnya bisa mengganggu sistem kekebalan tubuh, mengganggu proses regenerasi sel, dan merusak kualitas sperma dengan signifikan.

Melihat fakta ini, sebaiknya memang kita tidak mengonsumsi biji pepaya dengan berlebihan. Konsumsilah secukupnya saja dan sebaiknya meminta saran ke dokter terlebih dahulu demi bisa menentukan dosis yang tepat.

 

Sumber:

  1. Link, Rachel. 2018. Can You Eat Papaya Seeds?. healthline.com/nutrition/papaya-seeds. (Diakses pada 30 Desember 2019).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi