Benarkah Bayi Sebaiknya Tidak Tidur di Dada Orang Tua?

DokterSehat.Com– Salah satu kebiasaan tidur bayi yang sering dilakukan oleh orang tua adalah membiarkan si kecil tertidur di dada orang tua. sekilas posisi ini tampak nyaman, dan dapat menghangatkan bayi. Namun ternyata tidur seperti ini tidak disarankan oleh para ahli.

Bahaya menidurkan bayi di dada orang tua

1. Meningkatkan risiko kematian mendadak pada bayi
Dalam sebuah penelitian, posisi bayi tidur di dada dapat meningkatkan risiko sindrom kematian bayi mendadak (SIDS) hingga 50 kali lipat. Dikutip dari Metro, seorang ayah bernama Sam Hanke harus kehilangan buah hatinya setelah membiarkan anaknya, Charlie tidur tengkurap di atas dadanya. Merasa nyaman dengan posisi tersebut, Hanke pun ikut tertidur pulas. Namun beberapa jam kemudian Hanke mendapati Charlie sudah tidak bernapas dalam posisi tersebut.

Belum diketahui apa penyebab pasti dari kematian Charlie, namun para ahli menduga bahwa posisi tengkurap tersebut membuat perut bayi tertahan dan mengganggu pernapasannya.

2. Bayi berisiko terjatuh dari dada orang tua
Saat bayi tertidur di dada orang tua, ada risiko bayi terjatuh. Akan sangat berbahaya jika orang tua dan bayi tidur di tempat yang tidak aman seperti sofa karena bayi daoat menggelinding jatuh. Jika orang tua ikut tertidur, maka pengamanan pada bayi akan semakin minim. Sebaiknya jika Anda mendapati si kecil sudah tertidur di dada, segera pindahkan ke boks bayi atau ke tempat tidur yang lebih besar.

3. Infeksi saluran napas
Bayi yang tertidur di dada orang tua juga memiliki bahaya lain seperti infeksi saluran napas. Terutama apabila orang tua baru saja beraktivitas di luar rumah tanpa sempat membersihkan diri. Hal ini disebabkan bakteri, virus, jamur pada tubuh orang tua berisiko menempel atau terhirup bayi. Kondisi ini dapat memicu infeksi saluran napas.

4. Gangguan otot

Posisi bayi tidur tengkurap di dada ayah atau ibu bukan posisi tidur yang nyaman bagi bayi. Posisi ini dapat memicu gangguan otot karena bayi akan susah berelaksasi secara normal, terutama otot leher dan punggung bayi. Gangguan ini akan menyebabkan otot bayi menjadi tidak nyaman.