Benarkah Batuk di Depan Orang Lain Bisa Menularkan Penyakit?

doktersehat-batuk-keracunan-gas-monoksida-rejan-pertusis-Pneumonia-Atipik

DokterSehat.Com– Banyak orang yang berusaha untuk menutupi mulutnya dengan tangan atau sapu tangan saat batuk karena tidak ingin penyakitnya menular pada orang lain. Sebenarnya, apakah memang batuk di depan orang lain bisa menularkan penyakit?

Dilansir dari Health24, pakar kesehatan menyebutkan bahwa batuk atau bersin bisa menyemburkan air liur berukuran kecil. Semburan ini bisa bertahan di udara selama 10 menit. Selain itu, setiap kali kita batuk, maka terdapat 20 ribu virus yang ikut keluar bersama dengan semburan air liur tersebut. Hal ini berarti, batuk di depan orang lain memang bisa menularkan penyakit.

Menurut sebuah penelitian, saat batuk, maka air liur akan tersembur dengan kecepatan 80 km/jam. Air liur ini juga mampu menjangkau jarak 6 meter. Lebih pendek dari semburan air liur saat bersin yang bisa mencapai 8 meter. Jika kita tidak menutup mulut, maka semburan ini akan dihirup oleh orang lain bersama dengan virus atau bakteri yang bisa memicu datangnya penyakit. Selain itu, air liur ini ternyata juga bisa bertahan pada bahan-bahan seperti kertas, plastik, atau baja hingga beberapa jam atau beberapa hari.

Seseorang yang sedang dalam kondisi tidak fit atau mengalami penurunan daya tahan tubuh bisa mengalami gejala tertular penyakit seperti flu atau pilek sehari hingga seminggu setelah menghirup semburan air liur orang yang batuk-batuk atau bersin.

Jika di lingkungan tempat kita beraktivitas terdapat orang yang sedang batuk-batuk atau bersin-bersin, ada baiknya kita menjaga sistem kekebalan tubuh agar tetap dalam kondisi yang kuat. Tak hanya dengan tidur cukup, berolahraga, atau mengonsumsi makanan bergizi, ada baiknya kita juga menghindari kebiasaan merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol, mencegah stress, dan rutin mencuci tangan agar tidak mudah tertular.

Kalau Sobat Sehat biasanya menutup mulut saat batuk tidak?