Terbit: 31 Desember 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Jika kita berbicara tentang makanan sehat, maka hal pertama yang terpikir biasanya adalah sayur dan buah. Dalam realitanya, sayur dan buah memang tinggi kandungan nutrisi yang baik bagi kesehatan. Hanya saja, sebenarnya bagaimana sih cara sayur dan buah bisa mencegah datangnya kanker?

Begini Cara Sayur dan Buah Mencegah Datangnya Kanker

Cara Sayur dan Buah Mencegah Kanker

Pakar kesehatan menyebut kanker sebagai salah satu penyakit yang paling mematikan di seluruh dunia. Hal ini disebabkan oleh kecenderungan penyakit ini sulit untuk diobati. Biaya pengobatannya juga cenderung mahal.

Salah satu jenis kanker yang paling mematikan di dunia adalah kanker kolorektal atau kanker usus besar. Diperkirakan, pada 2030 mendatang, akan ada 2,2 juta kasus kanker kolorektal baru dan 1,1 juta kematian dini akibat penyakit ini di seluruh dunia.

Salah satu penyebab utama dari penyakit ini adalah konsumsi daging merah serta daging olahan yang sayangnya cenderung memiliki rasa yang enak dan digemari siapa saja. Selain itu, berat badan berlebihan atau obesitas juga bisa menjadi pemicunya. Beruntung, pakar kesehatan menyebut konsumsi sayur dan buah-buahan secara teratur bisa menurunkan risiko penyakit ini dengan signifikan.

Pakar kesehatan Jayarama Gunaje dari South Dakota State University, Amerika Serikat melakukan sebuah penelitian untuk mengetahui bagaimana dampak obat aspirin dalam menurunkan risiko penyakit ini. Menariknya, hasil penelitian ini justru mengungkap fakta lain, yakni kandungan flavonoid yang bisa ditemukan di dalam sayur dan buah-buahan justru bisa menurunkan risiko terkena kanker kolorektal dengan efektif.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku PTH - Advertisement

Sebenarnya, pakar kesehatan sudah mengetahui kemampuan flavonoid dalam mencegah datangnya kanker. Hanya saja, mereka masih belum benar-benar mengetahui mekanismenya. Di penelitian terakhir, disebutkan bahwa tubuh memproduksi enzim khusus demi mencegah flavonoid, yakni 1,2,6 trihydroxybenzoic acid atau yang disebut sebagai asam 2,4,6 THBA. Senyawa inilah yang diperkirakan bisa menghambat perkembangan sel kanker dengan signifikan.

Gunaje dan rekan-rekannya kemudian melakukan penelitian lain untuk mengungkap lebih dalam enzim ini. Hasilnya adalah, senyawa 2,4,6 THBA memang memiliki potensi besar dalam mencegah datangnya kanker.

Sayuran dan buah yang memiliki kandungan senyawa ini dalam jumlah yang tinggi adalah anggur merah, buah apel, bawang Bombay, brokoli, stroberi, kol, dan buah delima.

Tips Memilih Sayuran

Pakar kesehatan menyarankan kita untuk lebh cermat dalam memilih sayuran demi mendapatkan manfaat sehatnya dengan maksimal.

Berikut adalah tips-tips tersebut.

  1. Memilih Warna Sayuran

Sayuran yang baik biasanya memiliki warna yang masih segar. Sebagai contoh, meskipun warnanya adalah hijau gelap, asalkan kondisinya masih segar dan belum layu, maka menandakan bahwa sayuran ini masih memiliki kandungan nutrisi dan vitamin yang masih baik.

  1. Memilih Tekstur Sayuran

Selain warna dan kesegarannya, kita bisa mengecek tekstur dari sayuran tersebut. Jika sudah layu atau lembek, apalagi sampai mengalami perubahan warna, bisa jadi hal ini menandakan bahwa sayur ini sudah mengalami penurunan nutrisi sehingga sebaiknya tidak dipilih.

  1. Memilih Sayuran yang Bebas dari Bahan Pestisida

Keberadaan pestisida memang bisa membuat sayuran tidak mudah dimakan hama atau parasit, namun keberadan pestisida juga kurang baik jika sampai dikonsumsi oleh manusia. Jika kita bisa menemukan sayuran yang tidak diberi pestisida, maka hal ini tentu akan jauh lebih baik.

Sebagai contoh, jika di daun sayuran yang kita pilih cenderung berlubang karena dimakan ulat atau serangga, ada baiknya kita memilih sayuran ini karena biasanya bebas atau memiliki kandungan pestisida yang minim.

  1. Selalu Membersihkan Sayuran Sebelum Mengolahnya

Kita tidak tahu sayuran ini telah menyentuh benda apa saja sehingga bisa saja sayuran tersebut memiliki kotoran, bakteri, jamur, dan hal lain yang kurang baik bagi kesehatan. Pastikan untuk membersihkan sayuran ini sebelum mengolahnya menjadi masakan.

 

Sumber:

  1. Field, Paula. 2019. How do fruit and veg reduce colorectal cancer risk?. medicalnewstoday.com/articles/327307.php. (Diakses pada 30 Desember 2019).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi