8 Cara Membersihkan Pusar yang Mudah dan Efektif

cara-membersihkan-pusar-doktersehat

DokterSehat.Com– Salah satu bagian tubuh yang cenderung jarang kita bersihkan adalah pusar. Entah tidak tahu cara membersihkan pusar atau karena malas. Bahkan, tidak sedikit orang yang membiarkan pusarnya kotor hingga mengitam karena mereka percaya jika dibersihkan justru akan membuat pusar terasa sakit atau kurang nyaman. Padahal, menurut pakar kesehatan, mitos ini sama sekali tidak benar. Jika kotoran dalam pusar semakin menumpuk, maka pusar menjadi lebih bau atau bahkan infeksi.

Bahan untuk Membersihkan Pusar

Sama seperti bagian penting lain pada tubuh Anda, pusar juga sangat sensitif. Hal pertama yang penting diingat adalah cara membersihkan pusar tidak boleh menggunakan benda keras apa pun. Jika melakukannya, Anda mungkin dapat melukai atau merusak daripada membersihkan pusar. Jadi, pusar yang kotor mungkin lebih baik daripada memiliki pusar yang rusak dan terinfeksi.

Anda dapat memilih menggunakan berbagai bahan pembersih untuk pusar. Bahan yang berbeda mungkin memiliki dampak berbeda pada setiap orang. Lebih disarankan mencoba semua cara yang tercantum untuk membersihkan pusar dan bandingkan mana yang lebih efektif.

Selain cairan pembersih, Anda perlu menyiapkan beberapa kapas dan kain katun, yang merupakan cara terbaik untuk membersihkan bagian tersulit saat membersihkan pusar. Bila sudah menyiapkan cotton bud, Anda bisa menggunakan salah satu cairan berikut:

  1. Air biasa atau air dingin
  2. Air sabun
  3. Baby oil dari merek populer
  4. Minyak kelapa hangat
  5. Alkohol
  6. Hidrogen peroksida

Pilihannya juga tergantung pada ketersediaannya bahan. Misalnya, jika Anda tidak cukup memiliki hidrogen peroksida, jangan khawatir. Anda dapat melanjutkan pembersihan pusar menggunakan baby oil atau bahkan air biasa.

Hal yang perlu diperhatikan saat menggunakan air biasa adalah harus fokus pada bagian pembersih. Tingkat pembersihan kotoran akan sangat normal jika dibandingkan dengan bahan lain dalam daftar tersebut.

Cara Membersihkan Pusar yang Kotor dengan Benar dan Aman

Nah, berikut ini beberapa cara membersihkan pusar dengan aman, yang bisa Anda praktikkan di rumah:

1. Menggunakan cotton bud dan cairan

Anda dapat menggunakan satu cotton bud dan mencelupkannya ke dalam cairan zat pembersih yang telah Anda siapkan. Jika menggunakan alkohol atau hidrogen peroksida, Anda harus mengencerkan kedua cairan ini sehingga tidak membahayakan kulit.

Celupkanlah cotton bud dalam cairan selama beberapa detik sehingga cairan yang terserap bisa masuk ke dalam pori-pori. Kemudian gunakan untuk membersihkan dengan perlahan dan lembut (agar tidak melukai pusar) untuk mengorek kotoran bagian dalam pusar.

2. Menggunakan kapas

Cara membersihkan pusar dengan kapas juga harus dilakukan dengan lembut, agar tidak melukai pusar. Setelah discelupkan pada cairan pembersih, masukkanlah kapas ke dalam pusar dan menyeka dengan gerakan memutar. Pastikan Anda mencapai semua bagian rongga pusar pada seluruh bagian pusar. Ingat, jangan terlalu keras saat menyeka pusar.

3. Ulangi langkah kedua beberapa kali

Anda bisa mengulangi langkah kedua beberapa kali, sampai Anda merasa pusar sudah benar-benar bersih. Jika sudah melakukan pembersihan setelah beberapa saat, mungkin tiga atau lima kali diperlukan pembersihan. Pada tahap akhir pembersihan ini, Anda akan melihat hasilnya, apakah sudah cukup baik atau tidak.

4. Menggunakan kain katun

Bahan berikutnya untuk membersihkan pusar adalah kain katun. Sebelumnya basahi kain katun dengan air biasa atau campuran air sabun. Sebelum dibersihkan pusar diolesi sedikit alhohol, kemudian bersihkan pusar dengan kain katun.

Jika Anda tidak memiliki alkohol atau kain katun bersih, Anda juga bisa memakai cotton bud yang sudah dibasahi dengan air hangat. Pastikan bahwa kain atau cotton bud tidak berada dalam kondisi yang terlalu basah agar pusar juga lebih mudah dibersihkan.

5. Memakai minyak kelapa hangat

Jika kotoran pada pusar sudah terlihat sangat tebal dan sulit dibersihkan, gunakanlah minyak kelapa yang sudah dihangatkan untuk menghilangkannya. Minyak kelapa memang memiliki kemampuan untuk menghilangkan kotoran dengan efektif.

Cara penggunaanya juga mudah, yakni hanya dengan mengoleskan minyak hangat ini pada pusar dan menyekai pusar dengan kapas atau kain katun searah jarum jam, lalu membersihkannya dengan arah sebaliknya.

6. Membersihkan sisa kotoran tahap akhir

Setelah proses pembersihan pusar selesai, sekarang giliran untuk membersihkan sisa-sisa kotoran yang mungkin masih tertinggal pada bagian dalam pusar. Namun tergantung pada cara membersihkan pusar yang Anda gunakan, mungkin ada sesuatu yang tertinggal di dalam pusar Anda. Untuk menghilangkan kotoran sepenuhnya, gunakan sepotong kain yang lembut dan juga menghilangkan sisa kelembapan.

7. Bilas

Setelah menggunakan bahan pembersih pusar, seperti air sabun, alkohol, atau minyak hangat. Sebagai langkah tambahan, mandilah untuk pembilasan terakhir.

8. Keringkan dan lembapkan

Tahap akhir cara membersihkan pusar yang kotor adalah dengan mengeringkan bagian pusar. Jika terlalu kering, Anda bisa mengoleskan lotion atau minyak tubuh untuk menjaga kulit tetap lembut, kenyal, dan berbau harum! (Ingat! Ini bukan cara yang harus Anda sertakan, karena lotion dapat menghasilkan terlalu banyak kelembapan dan menjadi tempat berkembang biak bagi bakteri).

Cara Menjaga Kebersihan Pusar

Anda mungkin sudah tahu beberapa tips ini, tetapi Anda agak ragu melakukannya. Kami harap Anda telah mengubah pendapat Anda sekarang, setelah memahami seberapa banyak kotoran yang dapat ditimbulkan oleh pusar Anda dan bagaimana berbagai masalah dapat memengaruhi tubuh Anda sesudahnya.

1. Pastikan pusar bersih setelah mandi

Saat mandi, pastikan tidak ada banyak kotoran di dalam pusar. Jika melakukannya, Anda tidak perlu lama untuk membersihkannya, hanya sedikit membersihkan dan memastikan kondisi pusar bersih.

Cara lain untuk menjaga kebersihan pusar adalah dengan mengoleskan minyak kelapa pada pusar sebelum mandi.

2. Hati-hati dengan luka pada pusar

Terkadang, pusar memiliki sedikit luka atau luka tergores. Pada kondisi ini, lebih baik Anda tidak menggunakan cairan pembersih eksternal seperti alkohol atau hidrogen peroksida. Seperti yang kita tahu, keduanya adalah bahan kimia dan dapat memengaruhi kondisi pusar.

3. Bersihkan tindik pusar

Jika pusar ditindik, Anda harus lebih berhati-hati membersihkannya. Pusar yang ditindik tentu menambah celah masuknya kotoran. Jadi, proses pembersihannya harus sedemikian rupa sehingga bisa mengeluarkan semua kotoran dalam pusar dengan hati-hati.

Selain pusar, Anda juga harus membersihkan belly button ring atau cincin pusar dari kotoran.

4. Menjaga kelembapan pusar

Jika Anda sudah mencoba beberapa cara membersihkan pusar yang kotor, pastikanlah pusar Anda dalam keadaan lembap.

 

Itu dia cara membersihkan pusar yang aman dan efektif di rumah. Selamat mencoba, Teman Sehat!

_

Sumber:

https://www.fitnesstep1.com/how-to-clean-your-belly-button-in-a-natural-way/ di akses 3 Juli 2019.

https://www.teenvogue.com/story/how-to-clean-your-belly-button di akses 3 Juli 2019.