Bayi yang Lebih Cepat Berjalan Cenderung Memiliki Tulang Kuat

doktersehat-anak-berlatih-berjalan-berdiri
pic credit: andrew turner

DokterSehat.Com– Bayi umumnya belajar berjalan sejak usia 7 bulan dan mulai lancar berjalan pada usia 9- 18 bulan. Namun sebuah penelitian membuktikan bahwa anak yang bisa berjalan dan melompat lebih awal cenderung memiliki tulang yang lebih kuat.

Photo Credit: Andrew Turner

Hubungan antara kekuatan tulang dan kemampuan motorik anak

Pertumbuhan dan perkembangan setiap anak berbeda-beda. Umumnya anak mulai belajar berjalan ketika memasuki usia 7 bulan, namun ada juga yang sudah lancar berjalan pada usia tersebut.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Bone and Mineral Research menunjukkan hubungan antara kemampuan anak-anak dalam gerakan seperti melompat, berlari dan berjalan pada usia 18 bulan dengan tulang yang lebih kuat saat usia remaja.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa anak yang memiliki otot yang lebih besar memiliki aktivitas fisik yang lebih banyak pada saat dewasa. Para ahli menduga bahwa anak yang lebih cepat berjalan mengalami tekanan berlebih pada tulang sehingga tulang tersebut menjadi lebih lebar dan tebal. Akibatnya, mereka menjadi lebih kuat dari anak yang tidak banyak bergerak.

“Temuan ini menarik karena menyediakan hubungan yang tidak kita pahami sebelumnya, yaitu bagaimana kita bergerak ketika anak-anak dapat memiliki konsekuensi untuk kekuatan tulang kita bahkan hingga 16 tahun kemudian,” jelas Dr Alex Ireland, peneliti utama dari Fakultas Ilmu Kesehatan Manchestermdikutip dari Science Daily.

Penelitian ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi dunia medis untuk mengantisipasi dan mendeteksi mereka yang berisiko lebih besar menderita osteoporosis atau patah tulang. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa bayi yang mulai berjalan lebih awal memiliki 40 persen massa tulang lebih tinggi di tulang mereka dibandingkan dengan balita yang masih merangkak di usia 15 bulan.