Bayi Kembar Ammar Zoni dan Irish Bella Meninggal di Dalam Kandungan

ammar-zoni-irish-bella-doktersehat
Photo Source: fajar.co.id

DokterSehat.Com– Kabar duka datang dari pasangan selebritis Ammar Zoni dan Irish Bella. Bayi kembar yang masih dalam kandungan Bella meningal di usia 27 minggu pada Minggu, 6 Oktober 2019 kemarin. Seperti apa kronologi meninggalnya buah hati dari pasangan tersebut?

Bayi Kembar Ammar Zoni dan Irish Bella Meninggal

Asisten pribadi Irish Bella, DZ, mengonfirmasi kebenaran kabar ini. Hanya saja, DZ hanya mampu memberikan informasi terkait dengan waktu meninggalnya sang buah hati, yakni pada Minggu pagi menjelang siang.

Sekitar seminggu sebelumnya, Bella sudah dirawat di rumah sakit sesuai dengan anjuran dokter. Hanya saja, belum jelas apa alasan dokter meminta Bella untuk berlama-lama di rumah sakit hingga akhirnya kehilangan buah hatinya.

“Kalau soal penyebab yang membuat sang bayi meninggal, saya nggak berani ngomong. Takut salah ngasih informasi. Ada bahasa kedokteran yang saya nggak ngerti,” ungka DZ.

Kedua jenazah bayi dari Bella dan Ammar sudah dimakamkan di TPU Kalimulya 1, Depok, Jabar, kemarin. Ammar ikut terlibat dalam proses pemakaman tersebut. Hanya saja, hingga saat ini baik Ammar ataupun Bella belum bisa dikonfirmasi terkait dengan hal ini karena masih dalam kondisi berduka ataupun harus menjalani hal-hal lainnya.

Berbagai Penyebab Bayi Meninggal di Dalam Kandungan

Sebenarnya, hingga saat ini pakar kesehatan masih memperdebatkan penyebab bayi meninggal di dalam kandungan. Meskipun begitu, ada beberapa hal yang bisa menjadi penyebabnya.

Berikut adalah penyebab-penyebab tersebut.

  1. Mengalami Gangguan Plasenta

Salah satu pemicu utama meninggalnya bayi di dalam kandungan adalah gangguan pada plasenta. Padahal, plasenta adalah organ utama yang menyalurkan nutrisi serta oksigen bagi bayi di dalam kandungan. Berbagai nutrisi dan oksigen ini dibutuhkan untuk tetap bertahan hidup sekaligus tumbuh dan berkembang.

Jika sampai plasenta bermasalah, dikhawatirkan pasokan oksigen dan nutrisi terhambat dan akhirnya membuat bayi tak lagi mampu bertahan hidup.

  1. Ibu Hamil Mengalami Masalah Kesehatan Tertentu

Jika ibu hamil menderita diabetes yang tidak bisa dikendalikan, maka bayi di dalam kandungan juga lebih rentan untuk meninggal. Selain itu, ibu yang mengalami masalah preeklampsia atau tekanan darah tinggi di saat hamil juga bisa meningkatkan risiko yang sama.

  1. Mengalami Infeksi

Pakar kesehatan menyebut infeksi bakteri bisa menyebabkan bayi meninggal di dalam kandungan. Masalahnya adalah dalam beberapa kasus ibu bisa mengalami infeksi bakteri yang berasal dari konsumsi makanan tidak sehat atau bakteri yang masuk melalui organ vitalnya dan langsung menembus ke bagian rahim. Hal inilah yang kemudian bisa menyebabkan masalah pada janin dan membuatnya kehilangan nyawa.

  1. Terlilit Tali Pusar

Kasus ini sebenarnya cukup jarang terjadi, namun ibu hamil memang harus mewaspadai kemungkinan bayi terlilit tali pusar saat berada di dalam kandungan. Hal ini bisa menyebabkan pasokan oksigen menuju bayi terhambat dan akhirnya membuatnya meninggal.

  1. Mengalami Cacat Lahir

Cacat lahir bisa dipicu oleh ganggan kromosom atau hal-hal lainnya. Faktor lingkunan dan genetik bisa menjadi awal dari cacat lahir yang bisa menyebabkan bayi meninggal di dalam kandungan.

Mencegah Bayi Meninggal di Dalam Kandungan

Pakar kesehatan menyarankan ibu hamil untuk lebih cermat dalam menjaga kandungannya demi mencegah bayi meninggal di dalam kandungan. Sebagai contoh, mereka sebaiknya menjaga pola makan bergizi, menghindari asap rokok dan minuman beralkohol, serta tidak sembarangan minum obat. Ibu hamil juga diminta untuk menjaga berat badannya agar tidak berlebihan atau kurang selama menjalani kehamilan.

Ibu hamil disarankan untuk rutin memeriksakan kondisi kandungannya ke dokter demi membantu memaksimalkan perkembangan buah hatinya serta bisa mendapatkan penanganan medis sesegera mungkin jika dibutuhkan.

Ibu hamil juga disarankan untuk mengecek pergerakan bayi di dalam kandungan yang biasanya mulai terasa di minggu ke-26 atau 28. Pergerakan bayi yang tidak biasa atau bahkan benar-benar berhenti bergerak bisa jadi menandakan ada masalah yang sebaiknya segera diperiksakan ke dokter.

 

Sumber:

  1. Yuliani, Ismail. 2019. Inalillahi, Bayi Kembar Ammar Zoni dan Irish Bella Meninggal Dunia. com/entertainment/2019/10/06/221759/inalillahi-bayi-kembar-ammar-zoni-dan-irish-bella-meninggal-dunia.(Diakses pada 7 Oktober 2019).