Awas, Bau Mulut Bisa Menandakan Kolesterol Tinggi

DokterSehat.Com– Kolesterol tinggi termasuk dalam penyakit yang tidak menunjukkan gejala kesehatan yang kentara. Terkadang, banyak orang yang tidak menyadarinya hinggakolesterol di dalam tubuhnya sudah sangat tinggi sehingga membuatnya lebih berisiko terkena penyakit mematikan seperti stroke dan penyakit jantung.

Menurut pakar kesehatan, jika kita mau mencermati beberapa gejala yang muncul dalam tubuh kita, bisa jadi kita bisa menyadari adanya masalah pada kadar kolesterol tubuh. Salah satu dari tanda-tanda ini adalah munculnya masalah bau mulut.

Kebanyakan orang berpikir jika masalah bau mulut disebabkan oleh kebiasaan malas menggosok gigi yang membuat sisa makanan menumpuk di sela-sela gigi dan akhirnya menjadi makanan bagi para bakteri yang bisa memproduksi gas dengan aroma menyengat. Selain itu, bau mulut juga seringkali dikaitkan dengan masalah diabetes. Hanya saja, menurut pakar kesehatan, kondisi ini memang terkait dengan kolesterol di dalam tubuh. Hal ini disebabkan oleh tingginya kadar kolesterol yang terkait dengan gangguan pada sistem pencernaan yang akhirnya ikut mempengaruhi aroma yang keluar dari mulut kita.

Tingginya kadar kolesterol jahat atau LDL di dalam tubuh juga menandakan adanya gangguan pencernaan seperti perut kembung. Bahkan, dalam beberapa kasus, menumpuknya lipid di pembuluh darah arteri juga akhirnya mengganggu proses pencernaan dan akhirnya menyebabkan sembelit.

Dalam banyak kasus, pengidap masalah kesehatan ini juga akan mengalami pusing atau sakit kepala akibat semakin memburuknya sirkulasi darah sebagai efek dari tersumbatnya pembuluh darah dan proses oksigenasi sel yang tidak berjalan dengan baik. Penderita kolesterol tinggi juga akan mengalami gejala berupa nyeri dada akibat menumpuknya plak di pembuluh darah arteri yang juga memicu datangnya hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Penderita kolesterol tinggi ternyata juga rentan untuk mengalami gatal-gatal dan alergi makanan. Tingginya kadar kolesterol dan lemak di dalam tubuh akan merusak organ hati sehingga membuat proses pembersihan racun dan berbagai zat sisa di dalam tubuh terganggu. Kondisi inilah yang akhirnya membuat alergi dan gatal-gatal pada kulit muncul.