Jangan Minum Teh Lebih Banyak dari Ini

minum-teh-doktersehat
Photo Credit: Pexels.com

DokterSehat.Com– Teh termasuk dalam minuman yang paling baik bagi kesehatan tubuh. Mengonsumsinya setiap hari bisa memberikan kita berbagai asupan nutrisi dan antioksidan yang bisa mengatasi stres, peradangan, sekaligus mencegah datangnya penyakit. Hanya saja, pakar kesehatan menyebut teh juga sebaiknya tidak dikonsumsi dengan berlebihan. Sebenarnya, seberapa banyak sih porsi minum teh yang aman untuk kita konsumsi dalam sehari?

Aturan minum teh

Selama ini kita lebih sering mendengar batasan minum kopi, bukannya minum teh. Padahal, teh juga termasuk dalam minuman yang digemari di Indonesia. Menurut pakar kesehatan kita masih bisa mengonsumsi sekitar 6 hingga 7 cangkir dalam sehari. Hanya saja, pastikan bahwa teh yang dikonsumsi bukanlah teh yang memiliki kandungannya tinggi. Jika kita meminumnya dalam jumlah tersebut, besar kemungkinan kita akan mengalami gejala berupa lebih sering buang air kecil.

Hanya saja, penelitian lain yang dilakukan oleh dr. Jeffrey Blumberg dari Tufts University menyebut konsumsi teh sebaiknya dibatasi sekitar dua cangkir saja dalam sehari. Jika kita mengonsumsinya lebih banyak seperti 4 atau 6 cangkir, bisa jadi hal ini akan mempengaruhi berat badan, kesehatan organ kardiovaskular dan kesehatan tulang.

Penelitian lain yang dilakukan Mike Rousells, PhD menyebut konsumsi teh maksimal dalam sehari sebaiknya dibatasi sekitar empat cangkir saja. Batasan ini didasari oleh adanya kandungan kafein di dalam teh yang memang sebaiknya tidak dikonsumsi dengan berlebihan. Bahkan, pakar kesehatan dari Harvard Health Publication menyarankan kita untuk membatasinya maksimal tiga cangkir saja. Hal ini disebabkan oleh adanya antioksidan aktif yang sebaiknya juga dibatasi sekitar 240 hingga 320 miligram saja agar bisa memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh dan tidak memberikan efek samping.

Konsumsi teh berlebihan bisa picu osteoporosis

Situs Medline Plus menyebut konsumsi kafein dengan berlebihan, baik itu dari teh, kopi, atau minuman lainnya hingga lebih dari 300 mg dalam sehari bisa meningkatkan risiko osteoporosis. Hal ini disebabkan oleh kemampuan teh dalam membuang kalsium dalam jumlah banyak dari dalam tubuh. Selain itu, jika kantung teh dicelupkan terlalu lama, bisa jadi kita akan mendapatkan fluoride dengan berlebihan yang mempengaruhi kesehatan tulang dan gigi dengan signifikan.

Dampak lain yang didapatkan jika kita berlebihan minum teh

Pakar kesehatan menyebut ada beberapa dampak yang akan kita dapatkan jika mengonsumsi teh dengan berlebihan, apalagi jika kita terbiasa melakukannya dalam jangka panjang.

Berikut adalah dampak-dampak tersebut.

  1. Gangguan tidur

Mengingat teh termasuk dalam minuman yang memiliki kandungan kafein cukup tinggi, maka mengonsumsinya dengan berlebihan akan menyebabkan masalah susah tidur. Sebagai informasi, di dalam secangkir teh hitam dan teh hijau bisa ditemukan 40 mg kafein. Meskipun jumlahnya lebih sedikit dibandingkan dengan yang ada di dalam secangkir kopi, tetap saja bisa memberikan dampak bagi kualitas tidur kita. Apalagi jika kita termasuk dalam orang yang sensitif dengan kafein.

  1. Gelisah atau cemas

Orang-orang yang sensitif dengan kafein akan mengalami gejala berupa gelisah, cemas, sakit kepala, hingga jantung berdebar-debar jika mengonsumsi teh dengan berlebihan.

  1. Anemia

Orang yang mengalami gangguan penyerapan zat besi akan lebih rentan terkena anemia jika mengonsumsi teh dengan berlebihan. Bahkan, menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Colorado State University, kebiasaan ini bisa menurunkan penyerapan zat besi sampai 60 persen!

  1. Kecanduan

Mengonsumsi kopi atau teh dengan berlebihan bisa menyebabkan kecanduan. Jika kita tidak mengonsumsinya dengan jumlah yang banyak, bisa jadi kita akan mengalami sakit kepala, sulit berkonsentrasi, atau bahkan badan lemas.