Tidur dengan Lampu Menyala Bisa Memicu Diabetes!

tidur_doktersehat_2
Photo Source: Flickr/sipes23

DokterSehat.Com– Tak hanya bisa membuat tidur menjadi tidak nyenyak, tidur dengan lampu menyala ternyata juga bisa menjadi penyebab dari munculnya diabetes tipe 2. Fakta mengejutkan ini terungkap dari sebuah penelitian terbaru.

Dilansir dari Daily Mail, penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat ini membuktikan fakta bahwa mereka yang tidur di dalam ruangan yang terang cenderung memiliki risiko lebih besar untuk terkena resistensi insulin, pemicu utama dari diabetes tipe 2.

Pada penelitian-penelitian sebelumnya, tidur dengan lampu dinyalakan dianggap mampu meningkatkan hormon melatonin atau hormon tidur. Tak disangka, kondisi ini ternyata juga bisa mempengaruhi kondisi gula darah. Sebagai informasi, melatonin diproduksi oleh otak sebagai respons akan munculnya kegelapan dan mengendalikan siklus tidur dan bangun. Tanpa adanya melatonin yang cukup, maka kualitas tidur pun akan terganggu dengan signifikan.

Penelitian ini dilakukan dengan melibatkan 20 partisipan berbadan sehat dengan usia 18 hingga 40 tahun. Para partisipan dibagi menjadi dua kelompok dimana satu kelompok diminta untuk tidur 8 jam setiap hari di ruangan yang gelap dan kelompok lainnya tidur di ruangan yang terang. Para partisipan kemudian dicek pergerakan matanya saat tidur, akrivitas ototnya, detak jantung, dan kadar glikosa dalam darah.

Hasil dari penelitian ini adalah, mereka yang tidur dengan kondisi lampu menyala cenderung mengalami gangguan produksi hormon insulin dan melatonin dengan signifikan. Hal ini berpengaruh besar bagi kondisi kadar gula darah dan risiko terkena diabetes.

Dr. Ivy Cheung Mason dari Northwestern University yang merupakan pemimpin penelitian ini menyebutkan bahwa paparan cahaya saat tidur memberikan pengaruh buruk bagi sistem metabolisme tubuh, sayangnya, hal ini juga berperan dalam produksi insulin dalam tubuh. Jika kita kerap terpapar cahaya terang saat tidur, maka resistensi insulin akan meningkat sehingga risiko terkena diabetes tipe 2 juga ikut membesar.

Melihat adanya fakta ini, ada baiknya kita tidur di ruangan yang remang-remang atau gelap agar bisa tidur nyenyak dan tidak mudah terkena diabetes.