Bahaya Tidur dengan Kipas Angin

kebiasaan-sebelum-tidur-doktersehat-1
Photo Credit: Pexels.com

DokterSehat.Com– Karena kita tinggal di negara tropis, kita terbiasa merasakan suhu udara yang panas, termasuk di malam hari. Agar tubuh terasa nyaman dan bisa tidur dengan nyenyak, banyak orang yang akhirnya tidur dengan kipas angin menyala. Sayangnya, menurut pakar kesehatan, hal ini bisa berbahaya bagi kesehatan, apalagi jika kita melakukannya hampir setiap malam.

Dilansir dari UNILAD, hal pertama yang bisa kita dapatkan jika sering tidur dengan kipas angin menyala adalah lebih rentan terkena asma, demam, dan reaksi alergi. Jika kita sampai mengalami gejala kesehatan pernapasan di pagi hari saat bangun setelah semalaman tidur dengan kipas angin, ada baiknya kita segera menghentikan kebiasaan ini.

Udara yang terus berhembus dan menerpa kulit saat kita tidur malam ternyata juga bisa membuat kita mengalami masalah kulit kering. Suhu udara yang menurun serta paparan angin ternyata bisa membuat kelembaban di kulit kita menurun drastis. Yang menjadi masalah adalah, kulit kering bisa memicu rasa tidak nyaman dan gatal-gatal.

Tak hanya kulit, kita juga akan lebih rentan terkena masalah mulut dan tenggorokan kering akibat penggunaan kipas angin saat tidur. Selain itu, saat bangun pagi, otot kita juga akan terasa jauh lebih pegal-pegal dan kaku. Padahal, tidur seharusnya menjadi waktu bagi kita untuk membuat otot menjadi rileks dan terasa lebih nyaman saat pagi hari. Kita pun tidak akan merasa bugar saat bangun tidur.

Yang tidak disangka adalah, kebiasaan menggunakan kipas angin saat tidur ternyata juga bisa membuat kita lebih rentan terkena iritasi mata. Memang, hal ini cenderung terjadi pada mereka yang tidur dengan mata yang sedikit terbuka, namun tetap saja hal ini akan membuat kita terbangun dengan kondisi mata yang tidak nyaman, bukan?

Carilah cara lain untuk membuat tubuh lebih nyaman sebelum tidur seperti mandi sebelum tidur sehingga kita tidak bergantung dengan kipas angin. Hanya saja, jika suhu udara memang sangat panas, tempatkan kipas angin ke arah dinding kamar, bukannya ke arah tubuh demi membuat suhu di dalam kamar menjadi lebih nyaman untuk beristirahat.