Terbit: 29 Juni 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Saat hari raya atau perayaan lainnya, kita tentu sering melihat orang-orang yang bermain petasan atau kembang api. Meskipun terlihat sebagai hal yang menyenangkan, dalam realitanya petasan bisa memberikan bahaya tersendiri. Hal inilah yang sayangnya tidak disadari oleh pria bernama Nor isham Tukiman dari Malaysia.

Bermain Petasan, Anak Tetangga Meninggal Dunia

Dilansir World of Buzz, pada 14 Juni 2018 lalu, Nor menyalakan petasan tanpa izin di kawasan Felda Papan Timur. Tak ada perayaan khusus saat melakukan hal ini. Nor hanya ingin menikmati ledakan dari petasan yang bisa membuat langit malam menjadi lebih meriah. Sayangnya, tindakannya ini justru membuat anak tetangga berusia 7 tahun bernama Nuraiqa Khaeefa Mohd Saad mengalami cedera parah dan meninggal empat hari kemudian.

Nor menyalakan petasan di dalam pipa PVC dengan tujuan membuatnya bisa terbang ke langit. Sayangnya, tindakan ini justru membuat petasan sekaligus pipa PVC ini meledak di atas tanah. Saat itu, Nor menyalakan petasan di samping rumahnya, dekat dengan halaman rumah kakek Nuraiqa. Nuraiqa yang sedang menyapu di depan rumah pun langsung terkena pecahan ledakan dan pipa PVC sehingga mengalami cedera parah di kepalanya.

Nuraiqa langsung dilarikan ke Sultanah Aminah Hospital oleh keluarganya. Sayangnya, ia kehilangan kesadaran dan kondisinya juga semakin memburuk meski sudah berusaha untuk ditolong oleh dokter. Pada 18 Juni 2018 lalu, Nuraiqa pun dipastikan meninggal dunia.

Nor langsung ditangkap polisi dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di pengadilan. Satu hal yang pasti, kasus yang dialami oleh Nuraiqa menjadi pembelajaran bagi kita untuk tidak sembarangan bermain petasan atau memberikan mainan berbahaya ini bagi anak-anak.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Sensodyne - Advertisement


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi