Terbit: 4 Juni 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Bagi sebagian besar orang yang gemar merokok, berpuasa seharusnya menjadi cara untuk latihan berhenti merokok. Namun, Banyak dari mereka yang tidak bisa melakukannya. Seperti yang Anda tahu bahwa rokok memiliki kandungan nikotin dan senyawa kimia lainnya yang bisa membuat para penikmatnya merasa ketagihan dan sulit untuk berhenti.

Langsung Merokok Ketika Berbuka Puasa? Kenali Dampak Buruknya!

Akibatnya, ketika berbuka tiba, mereka akan segera menyulut rokok mereka. Bahkan tidak sedikit pula yang mengawali waktu berbuka dengan menghisap rokok tanpa mengonsumsi makanan terlebih dahulu.

Akan tetapi, tahukah Anda bahwa kebiasaan tersebut seharusnya dihentikan. Sebab, langsung merokok ketika berbuka puasa dapat memberikan efek buruk bagi kesehatan, seperti mual, muntah, dan pusing yang akan semakin meningkat. Selain itu, ada beberapa masalah kesehatan lainnya yang akan mengintai tubuh Anda, diantaranya:

1. Penyempitan dan Pembengkakan Pembuluh Darah

Jika terjadi masalah dengan pembuluh darah, maka aliran darah keseluruh tubuh tidak akan lancar. Terlebih lagi aliran darah menuju jantung, maka akan menyebabkan masalah pada jantung Ada. Berbuka puasa dengan langsung menghisap rokok ternyata bisa menyebabkan masalah pada pembuluh darah Anda, yakni penyempitan dan pembuluh darah. Hal ini dikarenkan zat nikotin dalam rokok yang juga dapat meningkatkan tekanan darah, detak jantung dan aliran darah ke jantung.

2. Naiknya Asam Lambung

Dampah buruk selanjutnya akibat langsung merokok ketika berbuka puasa adalah menyebabkan masalah, yaitu naiknya asam lambung. Naiknya asam lambung  bisa menimbulkan dampak buruk pada pencernaan. Pencernaan yang terganggu juga bisa menyebabkan masalah pencernaan lainnya, salah satunya adalah penyakit maag bahkan GERD.

3. Meningkatkan Kadar kolesterol Jahat

Jika kolesterol dalam tubuh meningkat, maka akan berakibat fatal pada jantung. Sayangnya, kebiasaan buruk berbuka dengan menghisap rokok juga dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh. Hal tersebut disebabkan oleh kandungan karnon monoksida dalam asap rokok yang masuk ke dalam aliran darah, sehingga menurunkan kadar oksigen. Akibatnya, Anda akan merasa pusing karena sel-sel kekurangan okseigen. Karbon monoksida yang masuk ke dalam darah juga bisa menigkatkan kadar kolesterol dalam darah.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi