Terbit: 28 Mei 2018 | Diperbarui: 4 Desember 2020
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Bukan menjadi sebuah rahasia lagi, pada saat ini banyak anak muda yang malas melakukan sesuatu dan hanya asik dengan gadget masing-masing. Biasanya, mereka menjulukinya dengan istilah mager yang artinya malas gerak.

Inilah Bahaya Mager yang Wajib Anda Ketahui

Ya, malas gerak adalah sebuah fenomena yang kerap dialami oleh generasi milenial saat ini. Banyak alasan yang menjadikan mereka mager, mulai dari takut panas, malas terjebak macet, dan bahkan terlalu asik dengan gadget yang sedang dipegang. Tanpa tanpa disadari, berhari-hari selalu seperti itu dan tanpa memikirkan sedikitpun risikonya.

Dikutip dari laman Boldsky, seseorang yang malas bergerak dan hanya diam lebih berisiko terkena gangguan kesehatan, walau usianya masih muda. Sebab, tanpa bergerak seluruh organ serta jaringan di dalam tubuh akan kaku, tak luput pula aliran darah. Semakin kacau aliran darah di dalam tubuh, maka akan semakin parah pula efek yang dihasilkan.

Berikut adalah beberapa bahaya mager yang harus Anda ketahui:

Osteroporosis

Kebiasan mager atau malas gerak bisa membuat tubuh Anda menjadi kehilangan massa otot dan kepadatan tulang. Hal itu dikarenakan tidak berfungsinya seluruh organ dengan baik. Jika terus dibiarkan, maka kekuatan tulang pun akan berkurang dan akhirnya bisa menderita osteoporosis. Tentu saja Anda tidak ingin hal itu terjadi bukan? Untuk itu, kurangi kebiasaan mager dan segera melakukan aktivitas, misalnya berolahraga atau aktivitas bermanfaat lainnya.

Risiko Stroke dan Serangan Jantung

Untuk risiko yang satu ini telah dibuktikan dari penelitian yang dipublikasikan dalam Nurses’ Health Study di Boston, Amerika Serikat, bahwa seseorang yang jarang bergerak dalam sehari penuh akan mendapati penyakit stroke dan berujung jantung. Disarankan untuk bergerak dalam waktu tiga jam sekali, walau hanya keluar rumah untu meregangkan otot.

Menurunkan Kinerja Otak

Semakin bermalas-malasan, maka kinerja otak pun akan menurun. Hal itu dikarenakan otak sama sekali tidak diajak untuk bekerja. Jika hanya bermain gadget seharian penuh, maka kemampuan otak pun akan semakin menurun, walau masih muda. Untuk itu, lakukanlah aktivitas yang bermanfaat, misalnya membaca, menulis, ataupun aktivitas bermanfaat lainnya.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi