5 Bahaya Makan Gorengan Saat Buka Puasa, Bisa Sebabkan Kanker!

bahaya-gorengan-doktersehat

DokterSehat.Com– Salah satu makanan yang paling dicari-cari menjelang waktu berbuka adalah gorengan. Sayangnya, ada bahaya makan gorengan saat buka puasa yang tidak boleh diabaikan karena bisa mendatangkan penyakit berbahaya. Apa saja risikonya?

Bahaya makan gorengan saat buka puasa bagi kesehatan

Pakar kesehatan menyebut gorengan tidak hanya akan menyebabkan dampak buruk dalam jangka pendek saja. Jika kita sering mengonsumsinya, maka tubuh akan mengalami dampak kesehatan jangka panjang.

Berikut adalah beberapa bahaya makan gorengan saat buka puasa:

  1. Menyebabkan asupan lemak berlebihan

Gorengan diolah dengan cara digoreng di dalam minyak dalam jumlah yang banyak atau deep fried. Hal ini bisa membuat gorengan memiliki rasa yang renyah, namun di dalam gorengan terdapat kandungan minyak yang sangat tinggi meskipun terlihat kering. Terlalu banyak mengonsumsi lemak tentu akan menyebabkan datangnya masalah kesehatan pada jantung dan pembuluh darah.

Selain tinggi lemak, gorengan juga tinggi kalori. Sayangnya, mengonsumsinya tidak akan membuat perut mudah kenyang sehingga kita pun akan memakannya dalam jumlah yang sangat banyak. Hal ini tentu akan memicu kenaikan berat badan, sesuatu yang cukup aneh terjadi di bulan puasa, bukan?

  1. Menyebabkan kenaikan asam lambung

Bahaya makan gorengan saat buka puasa juga bisa membuat asam lambung naik.

Mengonsumsi makanan tinggi lemak saat perut kosong bisa menyebabkan dampak berupa kenaikan asam lambung. Gorengan termasuk dalam makanan yang memiliki kandungan lemak yang tinggi. Memakannya saat berbuka tentu akan bisa menyebabkan masalah kesehatan yang dikenal sebagai heart burn ini.

Tak hanya kenaikan asam lambung, kita bisa merasakan sensasi panas, perih, mual, dan kembung pada perut. Bukannya menikmati makanan atau minuman saat berbuka, hal ini justru akan menyebaban sensasi tidak nyaman pada tubuh.

  1. Menyebabkan sembelit

Salah satu penyebab sembelit atau susah buang air besar adalah terlau banyak mengonsumsi makanan tinggi lemak. Hal ini berarti, jika kita sering makan gorengan saat berbuka, risiko untuk mengalami gangguan pencernaan ini akan naik dengan signifikan.

Ditambah dengan minimnya asupan serat baik itu saat melakukan santap sahur atau berbuka, maka risiko untuk terkena masalah sembelit semakin meningkat. Karena alasan inilah pakar kesehatan menyarankan kita untuk menurunkan kebiasaan makan gorengan dan memperbanyak asupan sayur dan buah-buahan demi menyehatkan pencernaan.

  1. Menyebabkan kolesterol tinggi

Gorengan termasuk dalam makanan yang tinggi kandungan lemak jenuh, yaitu penyebab meningkatnya kadar kolesterol jahat di dalam tubuh. Jika gorengan ini diolah di dalam minyak yang digunakan berkali-kali, maka kadar lemak jenuhnya akan semakin meningkat dan menyebabkan dampak jauh lebih buruk bagi kesehatan tubuh.

Peningkatan kadar kolesterol jahat telah terbukti mampu menyebabkan datangnya berbagai macam penyakit berbahaya seperti serangan jantung dan stroke.

  1. Meningkatkan risiko kanker

Pakar kesehatan menyebut kebiasaan mengonsumsi gorengan, apalagi yang digoreng di dalam minyak yang dipakai berulang kali bisa menyebabkan kenaikan risiko kanker.

Hal ini disebabkan oleh penggunaan minyak yang tidak sehat bisa memicu peningkatan kadar zat karsinogen atau penyebab kanker. Bisa dibilang bahwa ini adalah bahaya makan gorengan saat buka puasa yang paling menakutkan.

Kanker termasuk dalam penyakit yang sangat sulit untuk diobati dan tidak menunjukkan gejala awal yang jelas. Banyak orang yang akhirnya meregang nyawa setelah didiagnosis terkena penyakit ini.