Awas, Ini 3 Bahaya Makan Gorengan Terlalu Banyak di Pagi Hari!

doktersehat gorengan
photo credit: tastemade

DokterSehat.Com– Apakah Anda sering mengonsumsi gorengan di pagi hari?

Ya, mengonsumsi gorengan, baik sebagai camilan pagi maupun sebagai lauk makanan utama, memang nikmat. Apalagi jika gorengan disajikan dalam kondisi hangat di suasana pagi yang masih sejuk. Tentu terasa sangat cocok, ya.

Sayangnya, meskipun enak, mengonsumsi gorengan dalam jumlah banyak di pagi hari bukan berarti tanpa risiko, lho.

Gorengan yang dikonsumsi dalam porsi banyak banyak di pagi hari bisa berpengaruh pada kesehatan tubuh secara umum dan aktivitas serta performa kerja awal hari.

Mengapa gorengan tidak boleh terlalu banyak dikonsumsi di pagi hari?

Perlu diketahui, saat baru bangun tidur, tubuh seakan habis berpuasa sehingga cenderung kekurangan energi.

Hal ini membuat asupan makanan di pagi hari menjadi penting agar dapat menggantikan energi dan gizi yang hilang setelah tidur.

Zat gizi yang diperlukan untuk menggantikan energi dan gizi yang hilang adalah karbohidrat, protein, serta vitamin dan mineral.

Zat gizi yang dibutuhkan tubuh di awal hari diperoleh dari makanan pokok tinggi serat, lauk hewani dan nabati yang rendah lemak atau tidak digoreng, serta sayur dan buah.

Akan tetapi, nafsu makan saat baru bangun umumnya menjadi lebih besar, kondisi ini membuat tubuh kita menjadi craving, atau sangat menginginkan, makanan yang memiliki banyak cita rasa, misalnya makanan yang manis atau gurih.

Padahal kedua makanan dengan cita rasa tersebut banyak mengandung gula dan lemak yang tidak dibutuhkan oleh tubuh untuk memenuhi gizi awal hari.

Bahaya mengonsumsi gorengan terlalu banyak di pagi hari

Nafsu makan yang sedang tinggi di awal hari berisiko membuat kita mengonsmsi makanan berlemak dalam porsi yang lebih banyak.

Padahal, asupan makanan berlemak dalam satu hari tidak boleh lebih dari 5 porsi atau satu porsinya setara dengan 70-90 gram gorengan.

Asupan lemak yang terlalu banyak, apalagi dalam waktu yang bersamaan, dapat mmeberikan berbagai dampak pada kondisi tubuh, diantaranya:

1. Tubuh menjadi lemas dan mengantuk

Terlalu banyak mengonsumsi gorengan, akan membuat asupan lemak di awal hari berlebihan. Padahal, lemak adalah salah satu zat gizi yang lambat cerna.
doktersehat-wanita-lelah-anemia-kerja-kantor-depresi-1024

Hal ini membuat asupan lemak yang berlebihan membuat metabolisme tubuh menjadi lambat. Dampaknya, tubuh menjadi merasa lemas dan cenderung mengantuk karena metabolisme tubuh seakan dipaksa bekerja cukup berat di awal hari.

Kondisi ini tentu sangat mengganggu aktivitas an perforema kerja di pagi hari, bukan?

2. Gangguan pencernaan

Asupan lemak dalam jumlah banyak dan waktu yang berdekatan, membuat pencernaan menjadi bekerja lebih berat. Apalagi, saat pagi hari pencernaan cenderung masih kosong, sehingga langsung mencerna makanan yang berlemak, tentu bisa menggangggu metabolisme pencernaan.
doktersehat sakit maag saat hamil

Hal ini, bukan tidak mungkin akan menyebabkan pencernaan terganggu yang membuat perut merasa kembung, begah atau mengalami rasa tidak nyaman lainnya. Aktivitas awal hari tentu sangat terganggu jika kita mengalami gangguan pencernaan, ya.

3. Asupan lemak dalam tubuh berlebihan

Seperti yang telah disebutkan, batas maksimal konsumsi makanan berlemak dalam satu hari adalah 5 porsi.

Jika di pagi hari saja konsumsi makanan yang digoreng sudah berlebihan, maka risiko asupan total lemak harian juga bisa jadi berlebihan bukan?
doktersehat-kolesterol-1024

Dalam jangka panjang, hal ini tentu bisa berbahaya pada tubuh karena asupan lemak yang berlebihan akan memengaruhi kadar lemak darah dan kolesterol. Jika hal ini terus menerus dijadikan kebiasan, maka risiko penyakit degeneratif tentu juga semakin meningkat.