Awas, Ini 3 Bahaya Jika Konsumsi Obat dengan Teh atau Susu

Doktersehat-efek-samping-obat-kuat
Photo Credit: Flickr.com/Marco Verch

DokterSehat.Com– Bagaimana cara Anda mengonsumsi obat biasanya? Meskipun kerap dianggap sepele, nyatanya minum obat masih menjadi hal yang dianggap sulit oleh banyak orang.

Jika umumnya minum obat bisa dilakukan bersamaan dengan minum air putih, beberapa orang yang sulit untuk minum obat memilih berbagai cara agar dapat minum obat, misalnya dengan mengonsumsi obat bersama dengan buah, roti, atau dengan minuman dengan rasa, misalnya teh atau susu.

Hal tersebut dianggap membantu agar obat bisa masuk masuk dalam tubuh dengan optimal, namun sayangnya hal tersebut justru bisa merugikan, lho.
Doktersehat-obat pilek ampuhYa, meskipun tidak semua orang bisa mengonsumsi obat dengan mudah, namun kita tida bisa asal menentukan minuman yang boleh dikonsumsi saat mengonsumsi obat.

Jika dipilih dengan asal, minuman-minuman tersebut justru bisa memberikan efek yang negatif bagi penyerapan dan fungsi obat dalam tubuh.

Bahaya minum obat bersamaan dengan teh atau susu

Teh dan susu menjadi dua jenis minuman yang sebaiknya tidak Anda konsumsi bersamaan dengan obat.

Hal ini disebabkan oleh beberapa hal, yaitu:

Kandungan antioksidan dan kafein yang ada pada teh membuat obat tidak terserap

Mengonsumsi teh kerap dianggap sebagai hal yang aman dilakukan karena dianggap sebagai minuman tanpa kalori. Padahal teh merupakan minuman yang kandungan zat dan antioksidan yang tinggi.

Photo Source: Mr.Tin DC

Nyatanya, kandungan antioksidan dan kafein yang tinggi pada teh, terbukti mampu menghambat penyerapan berbagai jenis obat, diantaranya jenis adenosin, yaitu obat yang mengontrol kelainan detak jantung, benzodiazepines yang mengontrol kecemasan, obat darah tinggi, obat pengencer darah, obat untuk kemoterapi kanker serta obat kontrasepsi.

Kandungan kafein yang cukup tinggi pada teh, terbukti mampu menghambat penyerapan dan membuat konsumsi obat menjadi tidak efisien. Hal ini tentu berbahaya mengingat fungsi pengobatan jadi tidak maksimal dan lebih lanjut dapat memengaruhi proses keberhasilan pengobatan, bukan?

Kandungan kalsium pada susu mengganggu penyerapan obat

Salah satu minuman yang memiliki kandungan kalsium yang cukup tinggi adalah susu. Hal inilah yang membuat susu menjadi tidak tepat dikonsumsi sebagai pilihan minuman saat mengonsumsi obat.

doktersehat-khasiat-susu-kambing-untuk-kulit
Photo Credit: Pexels.com

Kalsium yang ada pada susu dapat mengikat kandungan tetrasiklin yang cukup banyak ada pada obat antibiotik. Hal ini dapat menyebabkan gangguan penyerapan obat antibiotik, padahal, seperti yang kita ketahui obat antibiotik adalah obat yang dosis dan frekuensi minumnya tidak boleh ditentukan dengan asal karena dapat menyebabkan tubuh memberikan reaksi intoleran pada dosis tertentu.

Tidak hanya itu, konsumsi susu dapat mengganggu kadar keasaman lambung yang kemungkinan besar bisa mengganggu asupan jenis obat lainnya.

Asupan gizi yang ada pada teh dan susu terkontaminasi kandungan obat

Tidak hanya mengganggu fungsi obat, konsumsi teh dan susu juga akan memengaruhi manfaat dan asupan gizi yang ada pada susu dan teh. Hal ini disebabkan susu atau teh sebagian besar memiliki sifat yang menyerap obat.

doktersehat-manfaat-teh-rooibos
Photo Credit: Pexels.com/
freestocks.org

Kondisi ini bisa merusak kadar antioksidan yang ada pada teh, mengingat antioksidan adalah kandungan zat yang mudah hilang dan rusak.

Sedangkan, konsumsi susu yang diharapkan mampu memberikan asupan gizi berupa protein hewani, kalsium dan mineral yang baik untuk tubuh, juga rentan tidak optimal penyerapannya, karena beberapa sifat zat dan gizi yang dapat rusak karena kontaminasi paparan zat pada obat.

Setelah mengetahui kerugian dan bahayanya, maka kini alangkah lebih baiknya Anda tidak lagi memilih teh dan susu sebagai pilihan minuman yang dikonsumsi bersamaan dengan obat, ya