Bahaya Kolesterol Tinggi Bagi Organ Hati

hati-doktersehat

DokterSehat.Com– Kebanyakan orang berpikir jika masalah kolesterol tinggi hanya akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah. Padahal, bisa jadi masalah kesehatan ini bisa memberikan dampak yang jauh lebih buruk, termasuk bagi organ hati yang bertugas untuk menetralisir berbagai macam racun. Sebenarnya, seperti apakah dampak buruk tersebut?

Bahaya kolesterol tinggi bagi organ hati

Pakar kesehatan menyebut masalah kolesterol tinggi bisa memicu datangnya masalah perlemakan hati atau fatty liver. Kondisi ini membuat sel-sel hati dipenuhi dengan timbunan lemak. Masalahnya adalah terkadang kondisi ini tidak menunjukkan gejala yang jelas sebelum akhirnya menyebabkan dampak yang parah seperti rusaknya fungsi organ ini. Padahal, menurut pakar kesehatan, sekitar 25 persen dari orang dewasa mengalami masalah perlemakan hati ini.

Jika masalah perlemakan hati ini tidak segera ditangani, maka organ hati bisa mengalami peradangan yang akhirnya berujung pada rusaknya sel-sel hati secara permanen atau dalam dunia medis disebut sebagai sirosis hati. Jika hal ini sampai terjadi, maka tubuh pun tidak akan lagi bisa menetralisir berbagai macam racun dan rentan mengalami berbagai masalah kesehatan.

Beberapa gejala yang bisa disebabkan oleh masalah sirosis hati dalah kulit dan mata yang semakin menguning, hilangnya kesadaran akibat semakin menumpuknya racun ammonia di dalam organ otak, seringnya terjadi perdarahan pada tubuh yang sulit untuk diobati, dan pembengkakan parah pada berbagai bagian tubuh.

Sirosis hati juga bisa memicu datangnya hepatoma, sejenis kanker yang bisa menyerang organ hati. Pakar kesehatan menyebut penderita hepatoma biasanya memiliki harapan hidup kurang dari lima tahun.

Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi sirosis hati

Pakar kesehatan menyebut penderita sirosis hati yang dipicu oleh makanan tinggi kolesterol atau penyebab lainnya harus mengubah gaya hidupnya menjadi lebih sehat demi mencegah dampak lebih buruk.

Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah kesehatan ini.

  1. Berhenti minum alkohol

Salah satu penyebab utama dari masalah sirosis hati adalah minuman beralkohol sehingga konsumsi minuman ini harus dihentikan. Mereka juga harus berhenti mengisap rokok. Kedua hal ini bisa memicu datangnya masalah kesehatan pada hati.

  1. Mengonsumsi obat-obatan secara teratur

Jika dokter memberikan obat untuk dikonsumsi secara teratur, mau tidak mau penderita sirosis hati harus mengonsumsinya sesuai dengan resep. Jika sampai meminumnya dengan sembarangan, dikhawatirkan akan memicu dampak kesehatan yang lebih buruk.

Beberapa obat yang diberikan biasanya adalah untuk mengendalikan cairan tubuh, mengendalikan tekanan darah, hingga obat-obatan yang ditujukan untuk mencegah terjadinya perdarahan. Sebagai informasi, penderita sirosis hati cenderung kesulitan untuk melakukan pembekuan darah sehingga jika sampai terluka, luka tersebut biasanya sulit untuk disembuhkan.

  1. Mengonsumsi makanan sehat

Pastikan untuk mengonsumsi makanan yang lebih sehat dengan kadar nutrisi yang seimbang demi membantu memperbaiki kondisi hati sekaligus menurunkan kadar kolesterol tubuh.

  1. Menjalani operasi

Jika memang kondisi hati sudah cukup parah, mau tidak mau penderita sirosis hati harus menjalani operasi atau transplantasi hati.

Mengendalikan kolesterol demi mencegah datangnya masalah kesehatan hati

Pakar kesehatan menyarankan kita untuk menjaga kadar kolesterol demi mencegah datangnya masalah kesehatan. Kadar kolesterol total sebaiknya dibatasi agar jumlahnya kurang dari 200 mg/dl, kadar kolesterol jahat sebaiknya dibatasi agar jumlahnya kurang dari 100 mg/dl, kadar kolesterol baik sebaiknya dijaga agar jumlahnya selalu lebih dari 50 mg/dl, dan kadar trigliserida sebaiknya dibatasi agar tetap kurang dari 150 mg/dl.

Demi mendapatkannya, kita sebaiknya rutin mengonsumsi makanan sehat seperti buah, sayuran, gandum, dan daging ikan. Selain itu, pastikan untuk rutin berolahraga setidaknya 30 menit setiap hari.