Bahaya Ibuprofen Pada Janin Perempuan

doktersehat-obat-Kompleks-Tuberous-Sclerosis
pic credit: jamie

DokterSehat.Com– Saat kita terkena flu, sakit gigi atau demam terkadang kita mengonsumsi obat-obatan yang mengandung ibuprofen sebagai pereda nyeri. Namun saat hamil, ibuprofen merupakan salah satu obat yang tidak boleh dikonsumsi ibu hamil karena dapat membahayakan janin.

Dilansir dari babycenter.com, ibu yang mengonsumsi ibuprofen secara rutin dapat menyebabkan jantung janin menutup secara prematur, menyebabkan kerusakan jantung dan paru-paru, bahkan menyebabkan kematian janin. Risiko ini meningkat apabila dikombinasikan dengan obat lain seperti aspirin dan naproxen.

Sebuah penelitian lain menyebutkan bahwa konsumsi ibuprofen berbahaya bagi ibu yang mengandung anak perempuan. Dilansir dari laman Parents, mengonsumsi ibuprofen selama dua hari dari tujuh hari berturut-turut selama trimester pertama kehamilan dapat mengurangi jumlah sel telur yang tersimpan di ovarium janin Anda.

Lebih lanjut Severine Mazaud-Guittot, Ph.D, peneliti di INSERM, Rennes, Perancis menyebutkan bahwa bahaya konsumsi ibuprofen ini dapat berdampak hingga jangka panjang. “Bayi perempuan lahir dengan jumlah folikel terbatas di indung telur mereka. Jika sejak awal tidak memiliki cadangan yang baik, akan berisiko memiliki masa reproduksi yang singkat, menopause dini atau ketidaksuburan,” jelas Mazaud-Guittot.

Para peneliti mengamati sampel dari 185 janin yang berusia 7-12 minggu dan mendapati bahwa jumlah ibuprofen dalam darah tali pusar mirip dengan konsentrasi dalam darah ibu yang mengonsumsi 800 mg ibuprofen. Menurut Mazaud-Guittot, ini adalah penelitian pertama yang melihat efek ibuprofen pada jaringan ovarium pada bayi perempuan dan yang pertama menunjukkan bahwa ibuprofen dapat melewati penghalang plasenta dan menyebabkan janin ikut terpapar ibuprofen.

Menanggapi hal tersebut, Serena Chen, M.D., spesialis kesuburan di New Jersey yang tidak ikut dalam penelitian tersebut mengimbau para ibu hamil untuk tidak mengonsumsi ibuprofen selama hamil. “Ibuprofen harus dihindari selama kehamilan untuk menghindari bahaya bagi janin,” tukasnya. Sebagai pereda nyeri, ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi paracetamol atau acetaminophen untuk obat anti peradangan dan pereda nyeri.