Bahaya Hiperemesis Gravidarum, Mual dan Muntah Berlebihan saat Hamil

doktersehat-hamil-kehamilan-mual

DokterSehat.Com– Mom, Anda pasti sudah pernah mendengar istilah morning sickness, yaitu mual dan muntah yang terjadi di awal kehamilan. Anda perlu waspada jika mual dan muntah terjadi secara berlebihan, atau yang dikenal dengan istilah hiperemesis gravidarum. Berbahayakah kondisi ini bagi janin?

Gejala hiperemesis gravidarum

Penyebab hiperemesis gravidarum belum diketahui secara pasti. Para ahli percaya bahwa hal ini disebabkan oleh perubahan hormon yang terjadi selama kehamilan. Meningkatnya hormon hCG dapat meningkatkan risiko mual dan muntah saat hamil serta meningkatnya hormon estrogen dan progesteron juga dapat menurunkan kerja otot lambung sehingga membuat Anda mudah untuk muntah.

Bahaya hiperemesis gravidarum

Bagi ibu hamil yang mengalami hiperemesis gravidarum, sebaiknya memeriksakan diri ke dokter. Jika dibiarkan tanpa penanganan, kondisi ini dapat membahayakan terutama bagi janin. Beberapa bahaya hiperemesis gravidarum antara lain adalah membuat ibu hamil dehidrasi sehingga mengganggu perkembangan janin.

Apabila ibu hamil mengalami dehidrasi hingag menyebabkan kehilangan berat badan, bayi akan berisiko untuk lahir dengan ukuran yang lebih kecil atau berat badan lahir rendah. Kondisi ini dapat berbahaya bagi tumbuh kembang bayi setelah lahir.

Selain bahaya pada janin, hiperemesis gravidarum juga berbahaya bagi kondisi ibu hamil. Mual dan muntah berlebihan dapat menyebabkan kompliaksi seperti depresi atau luka pada esofagus. Kondisi ini tentu akan menghambat aktivitas harian Anda dan mungkin Anda akan banyak menghabiaskan waktu dengan istirahat total. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat menyebabkan ibu hamil depresi dan merasa tidak nyaman dengan kehamilan ini.

Cara menangani hiperemesis gravidarum

Untuk meringankan mual dan muntah berlebihan ini umumnya dokter akan memberikan obat-obatan anti mual, vitamin B6 dan B12, dan steroid. Jika diperlukan, Anda mungkin akan diberi pengobatan melalui intravena.

Jaga kesehatan selama hamil ya Mom!