Terbit: 30 Agustus 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Setelah mendapatkan orgasme yang intens, pria akan mengalami ejakulasi dengan selang beberapa detik saja. Ejakulasi yang dialami oleh pria akan disertai dengan pengeluaran cairan mani yang di dalamnya ada sperma. Nah, dari sperma inilah pembuahan yang terjadi di dalam tuba falopi bisa terjadi.

Penyebab dan Bahaya Ejakulasi Kering pada Pria

Ejakulasi yang dialami setelah seks menuju puncak adalah hal yang biasa. Sayangnya, ejakulasi tidak bisa dialami oleh semua pria. Ada beberapa pria yang justru mengalami ejakulasi kering. Setelah mendapatkan orgasme pria tidak mengeluarkan cairan apa-apa dari penis atau hanya sedikit sekali. Nah, kira-kira apa ya yang menyebabkan ejakulasi kering pada pria.

Penyebab ejakulasi kering pada pria

Ada beberapa hal yang menyebabkan ejakulasi kering atau sering disebut ejakulasi retrograde ini. Berikut beberapa penyebab ejakulasi kering pada pria.

  1. Melakukan seks secara berlebihan

Salah satu penyebab ejakulasi yang dialami pria tidak menghasilkan cairan mani adalah seks yang berlebihan. Produksi cairan mani berjalan perlahan-lahan setiap harinya. Kalau dalam satu hari pria bercinta lebih dari sekali, tentu orgasme yang dialami tidak akan diikuti dengan ejakulasi.

Itulah kenapa pasangan yang ingin memiliki momongan disarankan untuk bercinta 2-3 hari sekali. Dengan melakukan seks setiap 2-3 hari sekali, jumlah sperma dan cairan mani akan maksimal sehingga pria tidak akan mengalami ejakulasi kering.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Kids Baby - Advertisement

  1. Melakukan masturbasi berlebihan

Hampir sama dengan seks yang dilakukan dengan pasangan, pria yang sering masturbasi juga akan mengalami ejakulasi kering. Hindari masturbasi secara berlebihan seperti setiap hari atau lebih dari satu kali per harinya.

  1. Diabetes

Diabetes juga menjadi penyebab paling sering dari ejakulasi kering pada pria. Saat pria mengalami diabetes yang cukup parah, mereka akan mengalami kerusakan saraf. Kerusakan ini berimbas pada kemampuan ejakukasi sehingga sperma akan masuk ke kandung kemih.

  1. Multiple sclerosis

Kondisi autoimun ini juga menyebabkan pria mengalami gangguan ejakulasi kering. Sperma tidak bisa keluar dari tubuh dan akan tercampur dengan urine. Saat pria berkemih, urine akan lebih pekat karena mengandung sperma dan air mani.

  1. Pembedahan di area penis

Pembedahan pada penis berisiko sebabkan beberapa organ terganggu. Kalau pembedahan lancar mungkin tidak akan jadi masalah. Namun, kalau sampai ada gangguan, kemampuan penis untuk ejakulasi dan ereksi akan terganggu.

Dampak ejakulasi kering pada pria

Ejakulasi kering tentu memiliki dampak yang sangat besar pada pria, berikut hal buruk tersebut:

  1. Tidak bisa melakukan pembuahan

Pembuahan yang dilakukan oleh sperma ke sel telur hanya terjadi kalau pria ejakulasi di dalam vagina. Kalau ejakulasi yang membawa sperma ini terjadi, pembuahan tentu tidak akan terjadi. Kalau tidak terjadi, pasangan tidak bisa mendapatkan keturunan.

Meski setiap bulannya set telur dilepas ovarium, sel telur akan mati dengan sendirinya. Sementara itu, meski pria melakukan seks dengan intens setiap harinya, peluang sperma meluncur ke rahim hingga tuba falopi akan kecil.

  1. Depresi yang cukup akut

Pria yang mengalami kondisi ini tentu akan mengalami depresi yang cukup kuat. Keinginannya untuk mendapatkan keturunan akan menurun, bahkan tidak bisa sama sekali. Kondisi ini bisa diatasi dengan menyembuhkan penyebabnya.

  1. Kehilangan rasa percaya diri

Rasa percaya diri dari pria tentu akan ikut menurun dengan sendirinya. Penurunan ini menyebabkan pria malas berhubungan badan. Kehidupan seksual pria bisa berakhir dengan sendirinya.

Inilah penyebab dan bahaya ejakulasi kering pada pria. Semoga kita semua tidak mengalaminya. Mari menjaga kesehatan agar penyebab ejakulasi kering seperti diabetes tidak terjadi.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi