10 Manfaat Seks Saat Hamil dan Risiko yang Bisa Terjadi

manfaat-seks-saat-hamil-doktersehat

DokterSehat.Com – Sebagian orang percaya bahwa berhubungan saat hamil dapat membahayakan janin, padahal hal itu tidaklah tepat. Berhubungan intim saat hamil adalah sesuatu yang aman kecuali dokter atau bidan melarang untuk melakukannya. Perlu dipahami, seks saat hamil tidak akan mengganggu janin, karena penis tidak bisa menembus area di luar vagina. Berikut ini adalah beberapa manfaat seks saat hamil yang bisa Anda dapatkan.

Manfaat Berhubungan Intim Saat Hamil

Di antara hormon Anda yang bergejolak, mual di pagi hari, dan lingkar pinggang yang terus melebar, seks mungkin menjadi hal terakhir dalam pikiran ketika hamil. Meskipun begitu, berhubungan saat hamil ternyata dapat memberikan keajaiban untuk kesehatan, kehamilan dan hubungan.

Berikut adalah beberapa manfaat seks saat hamil yang wajib Anda tahu, di antaranya:

1. Melatih Otot untuk Persalinan

Manfaat seks saat hamil yang pertama adalah melatih otot persalinan. Saat pasangan mendapatkan orgasme, hal itu akan meningkatkan kontraksi di dasar panggul dan memperkuat otot yang diperlukan untuk persalinan dan setelah melahirkan.

Orgasme memberi sinyal pelepasan oksitosin, hormon yang dapat meningkatkan toleransi Anda terhadap rasa sakit. Setelah berhubungan seks, Anda mungkin tidak akan terganggu dengan punggung yang pegal atau kram.

2. Tidur Lebih Nyenyak

Manfaat seks saat hamil berikutnya adalah membuat ibu hamil tidur lebih nyenyak. Gerakan tubuh ketika berhubungan saat hamil dapat membuat janin tidur, sehingga akan lebih sedikit tendangan saat Anda mencoba untuk tidur.

3. Mencegah Kenaikan Berat Badan dan Penyakit

Manfaat seks saat hamil yang satu ini banyak diinginkan oleh wanita. Hal itu dikarenakan berhubungan saat hamil bisa menghindari Anda dari kenaikan berat badan yang berlebih selama kehamilan. Selain itu, berhubungan intim saat hamil juga membuat sistem kekebalan tubuh menjadi lebih kuat sehingga dapat membantu melindungi dari efek pilek atau flu.

4. Menurunkan Tekanan Darah

Menjaga tekanan darah tidak terlalu tinggi adalah sesuatu yang penting selama kehamilan. Tekanan darah tinggi terkait dengan preeklampsia, suatu komplikasi yang bisa menyerang ibu hamil. Salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah dengan mendapatkan manfaat seks saat hamil.

5. Mempercepat Pemulihan Pasca Persalinan

Mendapatkan orgasme ketika berhubungan saat hamil akan melatih otot-otot panggul jelang persalinan—yang pada gilirannya mempercepat pemulihan usai persalinan. Jika Anda kesulitan untuk melakukan latihan kegel, Anda bisa mendapatkan manfaat seks saat hamil.

6. Menginduksi Persalinan

Berhubungan saat hamil membantu mengontraksikan otot-otot panggul dan membuka serviks. Manfaat seks saat hamil ini membantu dalam persalinan pervaginam karena proses persalinan menjadi lebih mudah dan tidak memerlukan bantuan eksternal untuk mengeluarkan janin.

Beberapa dokter bahkan menyarankan berhubungan seks lebih dekat dengan tanggal taksiran persalinan untuk menginduksi persalinan.

7. Mengurangi Stres

Meskipun kehamilan adalah sesuatu yang membahagiakan, biasanya Anda akan khawatir tentang hal-hal lain seperti pekerjaan, keuangan, dan bagaimana kehidupan akan berubah setelah bayi lahir. Oksitosin, hormon yang ada di sistem reproduksi wanita ini dilepaskan saat tubuh saat mengalami orgasme.

Hormon yang dikenal sebagai hormon cinta ini dapat membantu menghilangkan beberapa stres dan membuat tidur lebih nyenyak.

8. Meningkatkan Ikatan Batin

Sering berhubungan saat hamil akan membantu memperkuat hubungan intim dan ikatan yang Anda miliki dengan pasangan serta membentuk kebiasaan yang sehat di masa depan.

9. Persiapan untuk Persalinan

Jika hari perkiraan lahir melewati batas waktu, berhubungan saat hamil tidak akan membuat Anda melahirkan, akan tetapi hal itu justru dapat membantu tubuh mempersiapkan kelahiran karena air mani mengandung prostaglandin yang dapat membantu mematangkan serviks.

10. Meningkatkan Harga Diri

Manfaat seks saat hamil yang terakhir adalah kemampuannya untuk meningkatkan harga diri. Banyak perubahan fisik pada tubuh ibu membuatnya merasa memiliki tubuh yang kurang menarik.

Dorongan seks yang meningkat dapat memberi Anda rasa percaya diri dan membantu mengembangkan sikap positif terhadap diri sendiri. Manfaat seks saat hamil ini akan membuat perbedaan dalam cara melihat diri sendiri dan bagaimana orang lain melihat Anda.

Nah, itulah beberapa manfaat seks saat hamil yang bisa Anda dapatkan.

Hal-hal yang Harus Diperhatikan Seks Saat Hamil

Setelah Anda mengetahui manfaat seks saat hamil seperti di atas, terdapat hal penting lainnya yang juga harus dipahami sebelum berhubungan saat hamil, di antaranya:

1. Kondisi Kesehatan

Berhubungan saat hamil muda harus dilakukan dengan nyaman agar tidak terjadi kontraksi yang dahsyat sehingga menyebabkan pecahnya ketuban. Pasalnya, pecahnya ketuban menyebabkan bayi keracunan dan terinfeksi.

Apabila Anda mengalami pecah ketuban segera hubungi dokter Anda. Bila lebih dari 6 jam Anda harus diberikan antibiotik. Jika tidak segera mendapatkan penanganan maka pertumbuhan bakteri bisa semakin banyak.

Masalah lain yang harus diwaspadai adalah tali pusat akan terjepit di antara janin dan rahim. Akibatnya dapat terjadi gawat janin seperti kehabisan oksigen.

Selain itu, dalam situasi tertentu berhubungan seks pada trimester kedua tidak diperbolehkan khususnya pada ibu hamil dengan plasenta previa, di mana ari-ari menghalangi serviks. Kondisi lainnya adalah pelebaran serviks prematur dan ibu hamil yang berisiko mengalami persalinan prematur.

2. Waktu yang Tepat

Waktu yang tepat untuk berhubungan seks saat hamil yaitu setelah trimester pertama hingga usia 7 bulan. Pada waktu ini, ibu hamil sudah rileks dan lebih nyaman. Pada trimester pertama kehamilan, sebaiknya Anda menunda berhubungan intim saat hamil dahulu. Pasalnya, hubungan seks di awal kehamilan mudah terjadi kontraksi. Ari-ari belum terbentuk sehingga dapat mengakibatkan keguguran bila terjadi kontraksi dahsyat.

Sedangkan pada usia kehamilan 7-9 bulan, frekuensi hubungan seks sebaiknya dikurangi sampai janin berusia 9 bulan karena berhubungan intim saat hamil bisa membahayakan janin. Kontraksi bisa mengakibatkan pecah ketuban dan janin dapat terinfeksi.

3. Posisi Seks saat Hamil yang Aman

Banyak orang menganggap seks saat hamil sangat berbahaya pada janin karena penis, orgasme dan ejakulasi dapat mencederai bayi. Sebenarnya tidaklah demikian, hubungan seks dengan pasangan menjelang persalinan harus dilakukan dengan sangat rileks. Posisi yang baik dalam berhubungan seks saat hamil yaitu tidak menekan perut.

Posisi berhubungan seks saat hamil yang baik berikutnya adalah setengah duduk atau  mengangkat kedua kaki ke atas agar Anda nyaman saat bercinta.

Hindari berbaring telentang atau posisi misionaris ketika berhubungan saat hamil untuk menjaga pembuluh darah utama tetap lancar. Cara lain untuk membuat aktivitas seks lebih nyaman adalah dengan mencoba berbaring menyamping.

Kapan Berhubungan Seks saat Hamil Bisa Berbahaya?

Dalam beberapa kasus, seks saat hamil memiliki risiko yang tinggi jika Anda memiliki kondisi kehamilan yang berisiko. Banyak dokter menganjurkan wanita yang berisiko mengalami persalinan prematur menghindari seks karena air mani mengandung zat yang dapat menyebabkan rahim berkontraksi.

Sementara berhubungan saat hamil memiliki banyak manfaat, Anda juga harus memahami beberapa kondisi di mana seharusnya berhubungan intim saat hamil sebaiknya dihindari. Pertimbangkan untuk mendapatkan manfaat berhubungan intim saat hamil jika:

  • Anda berisiko keguguran atau memiliki riwayat keguguran.
  • Anda berisiko mengalami persalinan prematur (kontraksi sebelum 37 minggu).
  • Mengalami kram dan perdarahan dengan penyebab yang tidak diketahui.
  • Kantung ketuban mengalami kebocoran cairan atau selaput ketuban pecah
  • Leher rahim Anda telah melebar lebih awal.
  • Mengandung anak kembar.
  • Ari-ari Anda terlalu rendah di rahim.

Selain itu, dokter mungkin akan menyarankan untuk menghindari seks saat hamil jika Anda mengalami pendarahan hebat selama kehamilan. Berhubungan saat hamil dapat meningkatkan risiko pendarahan lebih lanjut jika plasenta rendah atau ada kumpulan darah (hematoma).

Jika Anda termasuk dalam salah satu kategori risiko di atas, pastikan untuk meminta dokter atau bidan untuk memberikan penjelasan mengenai lamanya waktu hubungan seksual harus dibatasi dan aktivitas spesifik lainnya.

Pada intinya, kehamilan akan membuat tubuh beradaptasi dengan banyak perubahan, jadi ikuti insting dan libido serta lakukan apa pun yang membuat Anda merasa nyaman. Jika Anda ingin bersantai, lakukanlah, tetapi jangan menahan diri jika Anda ingin memuaskan hasrat seksual. Nikmati masa transisi yang dialami tubuh agar persalinan dapat berjalan lancar.

 

 

Informasi kesehatan ini telah ditinjau dr. Jati Satriyo

Sumber:

  1. Sex in pregnancy. https://www.nhs.uk/conditions/pregnancy-and-baby/sex-in-pregnancy/. (Diakses pada 6 November 2019).
  2. Sex during pregnancy: What’s OK, what’s not. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/in-depth/sex-during-pregnancy/art-20045318. (Diakses pada 6 November 2019).
  3. Shinn, Lora. 2018. Will It Hurt the Baby? Plus 9 More Questions About Safe Pregnancy Sex. https://www.healthline.com/health/pregnancy/pregnant-sex#sex-positions. (Diakses pada 6 November 2019).
  4. Cadman, Bethany. 2019. What to know about sex during pregnancy. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321648.php. (Diakses pada 6 November 2019).
  5. Sex During and After Pregnancy. https://www.webmd.com/baby/guide/sex-and-pregnancy#1. (Diakses pada 6 November 2019).
  6. 8 Benefits of Sex During Pregnancy. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/sex-and-relationships/benefits-of-sex-during-pregnancy/. (Diakses pada 6 November 2019).