Mengapa Wanita Hamil Dilarang Mengonsumsi Cokelat Terlalu Berlebihan?

doktersehat-hamil-makan-cokelat

DokterSehat.Com– Cokelat merupakan salah satu makanan yang digemari oleh banyak orang, khususnya masyarakat Indonesia. Rasanya yang manis dan nikmat membuat penikmatnya merasa ketagihan sehingga ingin mencobanya lagi dan lagi. Selain itu, cokelat juga memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan.

Salah satu manfaat dari mengonsumsi cokelat adalah dapat mengurangi stress dan kecemasan. Hebatnya lagi, cokelat juga bisa mengembalikan suasana hati yang sedang buruk menjadi lebih baik. Oleh karenanya, banyak orang yang memilih mengonsumsi cokelat ketika mereka sedang cemas ataupun stres karena bisa membuat mereka merasa lebih tenang.

Akan tetapi, tidak semua orang bisa mengonsumsi cokelat sebanyak yang mereka inginkan, misalnya penderita diabetes. Seperti yang Anda tahu bahwa diabetes disebabkan oleh melonjaknya gula darah dalam tubuh akibat terlalu banyak mengonsumsi makanan manis. Sehingga, jika terlalu banyak mengonsumsi cokelat maka dapat memperburuk kondisi kesehatan tubuh mereka.

Selain itu, cokelat juga dianggap bisa memicu kenaikan berat badan. Jadi, bagi Anda yang sedang dalam proses penurunan berat badan sebaiknya mengurangi konsumsi cokelat dan makanan manis lainnya.

Tidak hanya penderita diabetes dan pelaku diet saja yang tidak boleh mengonsumsi cokelat terlalu banyak, wanita hamilpun juga demikian. Wanita hamil tidak dianjurkan mengonsumsi cokelat terlalu banyak dikarenakan cokelat mengandung kafein. Kafein bukan hanya terdapat pada kopi dan teh saja, melainkan juga pada cokelat. Jika wanita hamil mengonsumsi kafein maka akan menyebabkan sakit perut dan mulas.

Alasan lainnya mengapa cokelat sebaiknya dihindari oleh wanita hamil adalah karena cokelat kaya akan theobromine yang dapat menimbuln refluks dan menyebabkan perut terasa perih. Oleh sebab itu, jika Anda sedang hamil jangan mengonsumsi cokelat dalam jumlah yang banyak. Ada baiknya Anda mengonsumsi buah-buahan saja yang bisa menyehatkan tubuh dan janin Anda.