Terbit: 22 Juni 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Ketika hendak melakukan hubungan intim, ada banyak reaksi tubuh yang tak terduga. Salah satunya adalah keinginan untuk buang air kecil. Ya, kebiasaan ini memang seringkali muncul ketika sepasang suami istri hendak melakukan hubungan, terlebih pada saat foreplay dimulai.

Ladies, Sebaiknya Jangan Buang Air Kecil Dulu Sebelum Berhubungan

Biasanya, rasa ingin buang air kecil ini dialami oleh wanita, walaupun tidak menutup kemungkinan juga pria mengalami hal yang sama. Hal tersebut dikarenakan bagian vagina mendapat rangsangan yang sangat dahsyat sehingga memancing kemih untuk mengeluarkan cairan. Dengan rasa yang tak tertahankan, banyak yang menjeda foreplay untuk membuang air kecil terlebih dahulu.

Padahal, buang air kecil sebelum melakukan hubungan intim sangat tidak disarankan oleh para ahli seks. Sebab, perlakuan tersebut merupakan salah satu penyebab utama terjadinya infeksi saluran kemih. Mungkin gejala infeksi itu tidak terasa, tapi dalam jangka panjang jika infeksi tersebut sudah menyebar maka akan sulit untuk disembuhkan.

Dikutip dari laman Cosmopolitan, bahwasanya kencing sebelum melakukan hubungan intim merupakan cara yang paling salah, namun banyak dilakukan. Adapun infeksi yang akan dialami adalah post-coital yang akan menyerang saluran kemih Anda. Berbagai pakar juga sering menyebutnya dengan istilah cystitis.

Cystitis sendiri merupakan peradangan atau infeksi pada kandung kemih yang akan meningkatkan frekuensi kemih sehingga mengakibatkan beberapa gangguan, seperti rasa nyeri saat buang air kecil, rasa nyeri pada area vagina, serta kadang pula menyebabkan air seni bercampur darah. Tentunya hal tersebut dikarenakan adanya serangan dari kuman serta bakteri yang dihasilkan dari fenetrasi saat melakukan hubungan intim.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku PTH - Advertisement

Sebab, saat buang air kecil, ada kemungkinan bakteri yang berada di dalam akan ikut keluar bersama air seni. Sayangnya, tidak semua bakteri dapat luruh, tapi ada beberapa bakteri yang masih menyangkut pada area vagina serta saluran kemih. Sampai saat ini, banyak terjadi kasus serupa yang membuat penderitanya merasa kesakitan akibat infeksi tersebut.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi