Terbit: 26 Desember 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Kasus penganiayaan yang dilakukan Bahar bin Smith masih menjadi hal yang kontroversial dan dibicarakan banyak orang. Kini, pengacara Bahar, Azis Yanuar, meminta pihak penyidik dari Polda Jabar untuk menangguhkan penahanan kliennya karena alasan medis. Menurut Azis, Bahar memiliki maag akut yang harus segera ditangani secara medis.

Ajukan Penangguhan Penahanan, Bahar bin Smith Mengaku Punya Maag Akut

Berbahayakah maag akut?

Pakar kesehatan menyebut ada maag akut dan maag kronis. Keduanya memiliki perbedaan yang mendasar. Jika maag terjadi dalam durasi lebih dari dua minggu dan serangannya terus berulang, maka hal ini bisa dianggap sebagai maag kronis. Sementara itu, maag akut gejalanya biasanya muncul dan hilang kembali. Meskipun begitu, maag akut bisa menyerang secara mendadak tanpa keluhan apapun sebelumnya dan gejalanya juga cenderung lebih ringan dibandingkan dengan maag kronis.

Maag akut akan menyebabkan gejala berupa sensasi tidak nyaman pada ulu hati. Hanya saja, jika kita juga mengalami gejala seperti tinja berwarna hitam, muntah-muntah, atau bahkan adanya bercak darah saat muntah-muntah dan berat badan yang terus menurun, ada baiknya kita mewaspadainya karena bisa jadi disebabkan oleh masalah kesehatan yang lebih serius.

Penderita maag akut biasanya diminta untuk minum obat yang bisa menetralkan asam lambung. Hanya saja, obat ini juga sebaiknya tidak didapatkan dengan sembarangan. Penderitanya sebaiknya meminta saran dari dokter terlebih dahulu.

Penyebab maag dan cara mengatasinya

Pakar kesehatan menyebut maag sebagai sekumpulan gejala kesehatan yang terkait dengan masalah pencernaan seperti perut kembung, bersendawa, sensasi mual dan ingin muntah, mulut yang terasa asam, sensasi panas atau terbakar pada perut dan dada, nyeri perut, dan begah. Penyebabnya bisa berupa kenaikan asam lambung, infeksi lambung, luka pada lambung, pankreatitis, intoleransi makanan, keracunan makanan, dan lain-lain.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Family Fest - Advertisement

Beberapa penyebab dari maag yang sering kita sepelekan biasanya adalah kebiasaan makan yang terlalu cepat, sering terkena stres, hobi merokok, dan hobi mengonsumsi alkohol.

Maag bisa sembuh total?

Pakar kesehatan menyebut untuk mengatasi maag, kita bisa mengonsumsi obat antasida yang bisa meredakan gejala dari penyakit ini. Sayangnya, obat-obatan ini tidak akan membuatnya sembuh total.

Sebagai informasi, penyebab paling sering dari penyakit maag adalah kenaikan asam lambung atau GERD dan adanya luka pada saluran pencernaan. Jika penyakit ini dipicu oleh GERD, maka dokter biasanya akan memberikan obat H2 blockers atau yang berjenis antasida. Sayangnya, di kemudian hari bisa jadi asam lambung akan naik kembali. Jika penyebabnya adalah stres atau kebiasaan makan cepat, maka sebaiknya kita berusaha untuk tidak lagi mengalaminya sehingga membuat risiko terkena maag menurun.

Jika penyebab dari maag adalah ulkus atau adanya luka pada lambung, dokter biasanya akan memberikan obat berjenis acid blocking atau penghambat asam lambung. Obat ini bisa menyembuhkan ulkus lambung sehingga bisa mencegah datangnya serangan lambung di kemudian hari. Hanya saja, jika penyebabnya adalah infeksi pada lambung akibat bakteri, bisa jadi kita membutuhkan antibiotik untuk mengatasinya agar bisa sembuh.

Menerapkan gaya hidup sehat agar tidak mudah terkena maag

Pakar kesehatan menyarankan kita untuk menerapkan gaya hidup lebih sehat jika tidak ingin terkena maag di masa depan. Sebagai contoh, kita mulai menurunkan kebiasaan mengonsumsi makanan pedas, makanan berlemak, makanan asam, dan mulai menurunkan asupan kopi dan minuman beralkohol. Kita juga sebaiknya memperbanyak asupan makanan berserat seperti buah, sayur, kacang-kacangan, atau biji-bijian yang bisa menyehatkan saluran pencernaan sehingga tidak akan mudah terkena serangan maag.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi